Breaking News:

Sumsel Wiki

Penjelasan Lambang dan Arti Caram Seguguk, Motto Semboyan Kabupaten Ogan Ilir (OI)

Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang lebih dari 17 tahun dimekarkan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mempunyai motto atau semboyan "Caram Seguguk"

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Wawan Perdana
kab.oganilir
Kabupaten Ogan Ilir (OI) mempunyai motto atau semboyan "Caram Seguguk" 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang lebih dari 17 tahun dimekarkan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mempunyai motto atau semboyan "Caram Seguguk" atau "Bumi Caram Seguguk".

Adalah As'ad Mukti, seorang pria asal Kecamatan Tanjung Batu yang merupakan desainer lambang dan pencetus motto Ogan Ilir. 

Dijelaskannya, lambang Ogan Ilir berbentuk perisai warna biru muda dengan atap di atasnya. 

"Warna dasar biru muda pada perisai menunjukkan air jernih karena Ogan Ilir, terutama dulu banyak perairan rawa. Sedangkan atap di atas perisai itu atap bangunan rumah khas orang Penesak. Atap rumah gudang," kata As'ad membuka penjelasan kepada TribunSumsel.com, Rabu (8/9/2021) malam. 

Di dalam lambang perisai persis di bawah atap, lanjut As'ad, ada desain enam gelombang air yang menujukkan bahwa dahulu hingga dekade 90-an, warga masih memanfaatkan sungai sebagai akses transportasi. 

Desain lainnya yang ditampilkan yakni peralatan pengolahan minyak berupa semacam menara kerangka besi. 

"Menara ini menunjukkan salah satu potensi Ogan Ilir adalah minyak bumi di daerah Muara Kuang. Dan bintang di atasnya melambangkan kemakmuran masyarakat," ucap As'ad. 

Di bawah desain menara, ada buku yang menunjukkan peradaban Ogan Ilir terutama di bidang pendidikan, terbilang sudah maju sejak awal tahun 1.900-an.

"Contohnya Ponpes Nurul Islam di Desa Seri Bandung dan Ponpes Nurul Yaqin di Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu. Dua ponpes itu berdiri sekitar tahun 1930-an dan sudah banyak menghasilkan kiai, ulama, pendakwah," tutur As'ad. 

Di bawah desain lembaran buku, ada ada riak air yang menunjukkan sungai di Ogan Ilir yakni Sungai Ogan dan Kelekar. 

Seluruh desain di atas dihiasi oleh padi berjumlah 18 bulir dan kapas berjumlah 12 kuntum melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan serta tanggal dan bulan lahirnya Kabupaten Ogan Ilir pada 18 Desember 2003.

Dan di bagian bawah perisai tertulis motto "Caram Seguguk".

"Caram berasal dari bahasa Penesak yang artinya kompak. Seguguk atau beroyot atau keluarga besar. Jadi motto ini mengungkapkan bahwa kita di Ogan Ilir ini berkeluarga, bersaudara hidup kompak," jelas As'ad.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved