Breaking News:

Berita CPNS Sumsel Terbaru

Sosok Lucky Yanuar Peraih Nilai SKD Tertinggi Kedua Nasional 2021, Lamar CPNS Empat Lawang

Lucky Yanuar Syah Putra yang mengambil formasi CPNS di Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang meraih nilai tes SKD tertinggi kedua nasional

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Wawan Perdana
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Lucky Yanuar Syah Putra (24) asal Kota Prabumulih bersama istri. Lucky adalah peraih nilai tes SKD CPNS 2021 tertinggi kedua nasional. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Akun instagram terverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN0 mengumukan dua nama peraih nilai tes seleksi kompetensi dasar (SKD) tertinggi, Senin (13/9/2021) sore. Satu di antaranya adalah Lucky Yanuar Syah Putra yang mengambil formasi CPNS di Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang.

"Hai #sobatBNK, mau mengabarkan kembali terkait capaian nilai tertinggi peserta SKD pada seleksi CASN TA 2021, pada Senin (13/09/2021) per pukul 16.27 WIB sebesar 499.

"Angka tersebut diraih oleh 2 orang pelamar yg berasal dari instansi Kementerian Kominfo dan Pemkab Empat Lawang," tulis akun @bkngoidofficial.

Pelamar formasi CPNS Pemkab Empat Lawang itu adalah Lucky Yanuar Syah Putra, warga kota Prabumulih, Sumsel.

Pria 24 tahun ini mendapatkan nilai tertinggi kedua tingkat nasional pada tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021.

"Saya ikut CPNS ini yang ketiga kalinya. Iya bersyukur bisa dapat nilai tertinggi tingkat nasional," kata Lucky saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Selasa (14/9/2021).

Lucky setiap ikut CPNS selalu peringkat satu di formasi yang diambilnya. Namun gagal saat Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang jadi peringkat kedua.

"Formasi yang saya ambil kuotanya hanya satu, nah tahun-tahun sebelumnya saat tes SKB nya saya peringkat dua. Kesalip yang lain," kata Lucky.

Baca juga: Cerita Rita 16 Tahun Jadi Guru Honorer, Berulang Kali Gagal CPNS, Kini Adu Nasib Ikut Tes PPPK

Lucky menceritakan bagaimana caranya belajar selama ini. Ia lebih suka belajar secara online melalui Telegram, Instagram atau YouTube.

Kenapa senang belajar secara online? Lucky mengaku pernah pinjam buku temannya. Ia menganggap soalnya itu ribet, sehingga sulit dicerna.

"Jadinya saya buka-buka di Telegram, Instagram dan YouTube. Saya hanya mengandalkan latihan soal yang ada di Telegram, Instagram dan metode pembelajaran di YouTube," kata Lucky yang bekerja menjadi honorer di Prabumulih ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved