Breaking News:

Berita Palembang

Sulit Cari Penumpang Selama Pandemi, Serang Speedboat Curhat ke Pemerintah, 'Kita Mau Cari Makan'

Serang atau sopir speedboat di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kesulitan mencari penumpang selama pandemi Covid-19.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Suasana di Dermaga 16 Ilir Palembang, Senin (13/9/2021). Selama pandemi, serang speedboat mengaku kesulitan mencari penumpang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Serang atau sopir speedboat di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kesulitan mencari penumpang selama pandemi Covid-19.

Mereka pun curhat, menyampaikan curahan hati dan harapannya ke pemerintah terkait aturan yang dibuat. 

Seperti di Dermaga 16 Ilir Palembang, para serang terlihat banyak duduk-duduk sembari menunggu penumpang.

"Iya ini sedang menunggu penumpang," kata Joni yang merupakan Serang Speedboat di Dermaga 16 Ilir Palembang, Senin (13/9/2021).

Joni yang sudah 20 tahun menjadi serang speedboat mengatakan, saat pandemi Covid-19 sulit mencari penumpang.

"Selama pandemi Covid-19 turun 50 persen. Speedboat ini isinya 30 orang, saat pandemi keterisiannya paling hanya 15 orang," kata Joni yang sudah memiliki satu orang anak.

Menurutnya, dalam satu hari hanya satu kali rute perjalanan yang ia tempuh yaitu dari Jalur 8 ke Palembang dan sebaliknya.

"Tak ada harapan khusus kepada pemerintah, saat seperti ini harapannya jangan banyak aturan saja. Karena kita cuma mau cari makan, jangan dilarang," ungkapnya.

Baca juga: Melambung Tinggi, Harga Tomat di Pagaralam Capai Rp 12 Ribu per Kg, Sebelumnya Cuma Rp 300 per Kg

Sementara itu Rudi yang juga Serang Speedboat di Dermaga 16 Ilir Palembang mengatakan, saat pandemi penumpang turun hampir 50 persen.

"Kalau biasanya keterisiannya 30 orang, ini paling banyak 15 an orang saja. Untuk ongkos atau tarif mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu, tergantung jarak tempuhnya," katanya.

Rudi mengatakan, jarak dari satu tujuan ke tujuan yang lain memang tak lama paling 1 jam, atau 3 jam, tapi kalau bolak-balik juga percuma enggak ada penumpangnya.

Sedangkan Kepala UPTD Dermaga 16 Ilir, Junaidi menambahkan, untuk data Juni 2021 yang keluar masuk di Dermaga 16 Ilir ini ada 720 speedboat per bulan.

"Lalu ada juga Jukung sebanyak 540 dan Ketek sebanyak 76, perbulan. Paling banyak memang di speedboat," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved