Breaking News:

Berita Internasional

Kondisi Warga Afghanistan, Jual Furnitur Bekas Sampai Peralatan Dapur, Kemiskinan Disebut Jadi 97%

Kondisi Warga Afghanistan, Jual Furnitur Bekas Sampai Peralatan Dapur, Kemiskinan Disebut Jadi 97%

Editor: Slamet Teguh

TRIBUNSUMSEL.COM - Polemik masih terus terjadi di Afghanistan.

Kini, Taliban telah menguasai pemerintahan Afghanistan.

Sejumlah masalahpun masih terus terjadi.

Pekan lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan Taliban mengenai krisis kemanusiaan yang terus meningkat di Afghanistan.

PBB memperkirakan orang yang hidup di bawah garis kemiskinan di Afghanistan dapat meningkat dari 72 persen menjadi 97 persen pada pertengahan tahun depan.

Sebelum Taliban menguasai Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu, negara itu telah mengalami kemiskinan, menghadapi kekeringan, dan kekurangan pangan.

Selain itu, tekanan besar juga terjadi pada layanan kesehatan Afghanistan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Menindaklanjuti krisis tersebut, PBB mengadakan konferensi bantuan di Jenewa pada Senin (13/9/2021) untuk mengumpulkan lebih dari $600 juta (Rp 8,5 triliun), untuk diberikan kepada Afghanistan, lapor Reuters.

Sebanyak 18 juta warga Afghanistan yang belum bisa melarikan diri dari pemerintahan Taliban, kini bergantung pada bantuan asing.

Warga Afghanistan juga bertahan hidup dengan menjual barang-barang mereka ke pasar loak di ibu kota Kabul, bahkan menawarkan dengan harga terendah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved