Breaking News:

Berita Pagaralam

600 Ton Biji Kopi Sumsel Bakal Dieskpor ke Mesir, Pemkot Pagaralam Tunggu Kabar Resmi dari PPI

Perhimpunan Pengusaha Indonesia (PPI) akan mengekpor 600 ton biji kopi Sumsel ke Mesir. Hingga saat ini Pemkot masih menunggu kabar resmi dari PPI.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak Walikota Pagaralam Alpian Maskoni saat sedang memanen kopi di kebun kopi miliknya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Perhimpunan Pengusaha Indonesia (PPI) akan mengekpor 600 ton biji kopi Sumsel ke Mesir.

Rencana ini tentu saja menjadi kabar baik untuk petani Kota Pagaralam karena Pagaralam menjadi satu dari lima kabupaten/kota di Sumsel penghasil kopi.

Namun, rencana ekspor kopi Sumsel yang akan dilakukan PPI tersebut sampai saat ini belum diketahui oleh Pemrintah Kota (Pemkot) Pagaralam maupun para pengiat kopi di Pagaralam. Hingga saat ini Pemkot masih menunggu kabar resmi dari PPI.

Hal ini dinilai cukup aneh, pasalnya harusnya sebagai daerah penghasil kopi dan juga memiliki kwalitas kopi yang sudah diakui dunia. Namun sampai saat ini Pagaralam belum mendapatkan info terkait ekapor kopi ke mesir tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam Gunsono melalui Kabid Perkebunan Diki Herlambang mengatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum tahu jika akan asa ekspor kopi oleh PPI ke mesir.

"Kita belum mendapat pemberitahuan akan rencana ekspor kopi tersebut. Namun jika memang ada maka kami Pemkot Pagaralam akan memfollow up info ini," ujarnya.

Pasalnya hal ini akan menjadi peluang bagus untuk Pagaralam sebagai daerah penghasil kopi. Ditambah saat ini perkebunan kopi memang sedang menjadi fokus program pemkot Pagaralam.

"Pagaralam dipastikan akan banyak menghasilkan kopi yang berkwalitas. Pasalnya saat ini Walikota Pagaralam sedang gencar melakukan progran sambung pucuk kopi untuk meningkatkan hasil kopi di Pagaralam," katanya.

Pihaknya Pemkot berharap jika ekspor Kopi tersebut benar ada Kopi Pagaralam bisa diikut sertakan.

Baca juga: 1.628 Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Sumsel Tidak Hadir, 46 Orang Positif Covid-19

Hal yang sama dikatakan Hendi Rumiko pemegang sertifikat Indek Geografis Kopi di Pagaralam. Dirinya mengakui jika pihaknya belum tahu akan ada ekspor Kopi sebanyak 600 ton ke Mesir.

"Kami belum tahu pak. Harusnya jika ada dan kopi Pagaralam akan ikutkan untuk ekspor tersebut maka kami akan diberitahu. Namun sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari pihak PPI tersebut," ungkapnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved