Jelang Pilpres 2024
Zulkifli Hasan Angkat Bicara Usai PAN Disebut Dukung Jokowi, Singgung Nama Prabowo-Sandi
Zulkifli Hasan Angkat Bicara Usai PAN Disebut Dukung Jokowi, Singgung Nama Prabowo-Sandi
TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang pemilihan presiden (Pilpres) masih lama akan digelar.
Namun sejumlah tokoh disebut bakal maju di Pilpres tersebut.
Jika sesuai jadwal. Ajang Pilpres bakal digelar pada tahun 2024 mendatang.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan buka suara terkait keputusan partainya merapat ke pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.
Menurut Zulkifli Hasan, keputusan PAN mendukung Jokowi tidak lepas dari momen bergabungnya capres dan cawapres Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke pemerintahan Jokowi.
Diterangkan Zulkifli Hasan, PAN sudah dua kali berseberangan dengan Jokowi dalam Pilpres yakni Pilpres 2014 dan 2019.
Dalam dua Pilpres tersebut, calon presiden yang diusung oleh PAN selalu kalah.
Setelah Pilpres 2019, dalam perkembangannya, capres dan cawapres yang diusung PAN, Prabowo dan Sandiaga Uno akhirnya bergabung dengan menjadi menteri di Kabinet Jokowi.
Dari situ, lanjut Zulkifli, kemudian diputuskan untuk merapat ke pemerintahan Jokowi.
"Kita diskusi di internal (PAN). Kita sekarang bela apa apalagi. (Calon) Presiden kita (Prabowo-Red) udah disitu, Wapres (Sandiaga Uno) udah disitu, oleh karena itu kita putuskan akan lebih produktif kalau kita mendukung pak Jokowi," katanya dalam wawancara dengan Karni Ilyas yang diunggah di Youtube Karni Ilyas Club, Jumat (10/9/2021).
Di sisi lain, kata Zulkifli Hasan, dirinya melihat dua kali Pilpres telah menyebabkan polarisasi yang tinggi di masyarakat.
Menurutnya, polarisasi itu bahkan sampai ke tingkat dusun atau kampung.
Hal itu membuat ruang publik diisi dengan nuansa kebencian.
PAN, lanjut Zukifli, berpendapat hal itu tidaklah bagus.
Pasalnya, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.