Breaking News:

Berita Selebriti

Korban Pelecehan Seksual Diminta Damai & Tak Lanjutkan Kasus, Ernest Prakasa Geram Blokir Ketua KPI

Terkait informasi terbaru dari kasus tersebut, korban berinisial MS diminta untuk menandatangani surat pernyataan damai dan tidak melanjutkan kasus ya

Editor: Kharisma Tri Saputra

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membuat geger masyarakat.

Bagaimana tidak, pelecehan tersebut dilakukan oleh karyawan KPI terhadap rekannya sendiri.

Komika Ernest Prakasa pun menyoroti hal ini.

Terkait informasi terbaru dari kasus tersebut, korban berinisial MS diminta untuk menandatangani surat pernyataan damai dan tidak melanjutkan kasus yang dilaporkannya.

Sontak hal ini membuat Ernest Prakasa merasa geram.

Awal mula, Ernest Prakasa mengaku sempat empati terhadap KPI yang menjadi bulan-bulanan masyarakat terkait hal ini.

"Sejujurnya ya teman-teman sejak pertama kali kasus pelecehan pegawai KPI ini, gua tuh kayak masih menyimpan sedikit," terang Ernest.

"Bukan membela KPI tapi gua mikir gini, apakah adil kasus pelecehan yang dilakukan oleh beberapa karyawan."

"Lantas membuat sebuah lembaga dengan begitu banyak karyawan divonis menanggung salah atas kelakuan beberapa orang," bebernya.

Menurut Ernest Prakasa, perkembangan kasus pelecehan yang menimpa MS ini pada awalnya berjalan cukup baik, di mana KPI berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Hingga pada saat ia mengetahui pemberitaan yang menyebut MS diminta untuk berdamai, Ernest tak tinggal diam.

"Di awal gua mikir kayaknya nggak terlalu adil juga kayak gitu, maka gua pengin lihat KPI sebagai lembaga itu bersikap bagaimana," kata Ernest Prakasa.

"Di awal-awal kita sempat mendapatkan berita bagus. Bekerja sama dengan pihak kepolisian, terus dinonaktifkan sementara."

"Tapi berita hari ini ya, menurut gua sangat-sangat membuat ragu KPI punya niatan baik untuk menyelesaikan kasus ini," sambungnya.

Alhasil, pria 39 tahun ini sampai tak mau lagi berkomunikasi dengan Agung Suprio dan langsung memblokir nomor kontaknya.

"Gue nggak peduli ketua KPI mau ngomong apa di podcastnya Deddy Corbuzier," ungkap Ernest.

"Gue nggak peduli ketua KPI ngomong apa ke gue directly karena dia dapat nomor gue dan WhatsApp gue tapi sekarang udah gue blok."

"Mohon maaf bukannya nggak mau silaturahmi, saya sudah tidak percaya apapun yang anda bicarakan."

"Jadi percuma nggak usah komunikasi sama saya, komunikasi sama korban itu lebih penting," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Geram Soroti Kasus Pelecehan Seksual di KPI, Ernest Prakasa Blokir Nomor Ketua KPI: Gue Nggak Peduli, https://www.tribunnews.com/seleb/2021/09/11/geram-soroti-kasus-pelecehan-seksual-di-kpi-ernest-prakasa-blokir-nomor-ketua-kpi-gue-nggak-peduli?page=all.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved