Breaking News:

Datangi Kemenkes, DPRD Sumsel Minta Percepatan Distribusi Vaksin dan Perjuangkan Insentif Vaksinator

Pendistribusian vaksin untuk Sumsel dari target 6,4 juta orang baru terealisasi sebesar 2,2 juta orang atau sekitar 34,3 persen.

Editor: Prawira Maulana
TRIBUN SUMSEL/ARIF BASUKI
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pendistribusian vaksin untuk Sumsel dari target 6,4 juta orang baru terealisasi sebesar 2,2 juta orang atau sekitar 34,3 persen. Artinya, dengan sisa waktu sekitar tiga bulan lagi rata per bulan harus terdistribusi sekitar 1,4 juta orang.

Untuk percepatan pendistribusian vaksin dalam waktu yang tersisa inilah Komisi V DPRD Sumsel dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, pada Senin (13/9/2021) mendatang bakal menemui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

 "Kita akan jemput bola karena antusiasme masyarakat untuk di vaksin kini sangat tinggi. Sayangnya, hal ini tak diimbangi dengan ketersediaan vaksin yang memadai," ungkap Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli, usai rapat sinkronisasi program untuk pembahasan RAPBD-P Sumsel TA 2021 bersama Dinkes Sumsel, Jumat (10/9/2021). 

Dicontohkan, untuk Jawa Barat (Jabar) sampai saat ini realisasi pendistribusian vaksin mereka cukup tinggi, salah satunya selain karena instansi terkaitnya yang pro aktif juga karena mereka telah mempersiapkan sistem percepatan distribusi vaksin dan sentra vaksin. 

Disisi lain, kesiapan tenaga vaksinator di Sumsel untuk melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 juga sudah sangat siap. Total ada sebanyak 3.300 tenaga vaksinator yang terdiri dari para ASN dan relawan. 

Terkait untuk tenaga vaksinator dari relawan, politisi muda PKS ini juga akan mempertanyakan langsung ke Kemenkes agar mereka bisa mendapatkan insentif dari hasil kerja mereka. 

"Karena dari penjelasan Dinkes Sumsel untuk insentif tenaga vaksinatornya dari kabupaten/kota. Kita mendorong para kepaa daerah untuk ikut memperjuangkan insentif tenaga vaksinator khususnya dari relawan ini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved