Intensitas Hujan di Pagaralam Meningkat
Curah Hujan Tinggi, Belasan Lokasi di Pagaralam Rawan Longsor
Musim penghutan seperti mulai melanda Kota Pagaralam saat ini. Hal ini tampak dari intensitas hujan di Kota Pagaralam saat ini sangat tinggi.
Penulis: Nana Triana | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Musim penghutan seperti mulai melanda Kota Pagaralam saat ini. Hal ini tampak dari intensitas hujan di Kota Pagaralam saat ini sangat tinggi.
Bahkan setiap hari hujan deras selalu menguyur semua wilayah di Kota Pagaralam. Bahkan setiap hari hujan mulai turun sejak pagi hari sampai malam hari.
Kondisi ini membuat sejumlah kawasan di Pagaralam harus waspada bencana tanah longsor dan banjir bandang. Pasalnya ada beberapa kawasan yang menjadi langanan bencana longsor dan banjir bandang. Kondisi ini disebabkan sejumlah kawasan tersebut terletak ditepi tebing dan sungai.
Informasi yang dihimpun sripoku.com, Jumat (10/9/2021) menyebutkan, di Kota Pagaralam terdapat belasan titik kawasan yang ditetapkan sebagai daerah rawan longsor sepeti Liku Endikat, Liku Lematang, Gunung Dempo dan beberapa daerah yang ada dilima dikecamatan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, Herdensi mengatakan, memang saat ini curah hujan di Pagaralam sangat tinggi. Hal ini membuat beberapa kawasan di Kota Pagaralam rawan longsor dan bajir bandang.
"Berdasarkan data dari pemetaan kita di Pagaralam ini tercatat ada 19 titik kawasan yang rawan longsor. Hal ini disebabkan banyak jawasan perbukitan jadi memang ada beberapa titik jadi kawasan rawan longsor," ujarnya.
Beberapa kawasan tersebut saat musim hujan biasanya sering terjadi longsor meskipun hanya material batu dan tanah yang menutupi badan jalan. Namun hal itu masih harus diwaspadai terutama dikawasan Liku Lematang, Endikat dan Gunung Dempo.
"Liku Lematang saat ini memang sedang ada perbaikkan namun masih ada sejumlah titik yang rawan longsor. Sedangkan Liku Endikat dan di Gunung Dempo itu kawasan titik rawan longsornya berada dijalur lalu lintas," katanya.
Hal inilah yang membuat masyarakat harus waspada. Pasalnya longsor bisa terjadi kapan saja mengingat kondisi tanah tebing dikawasan tersebut saat hujan menjadi mudah longsor.
Pihaknya BPBD juga mengimbau masyarakat Pagaralam untuk tetap waspada terutama yang ada dikawasan longsor.
"Selian rawan longsor Pagaralam juga rawan bencana banjir serta puting beliung. Dimusim hujan seperti saat ini warga yang tinggal dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) juga harus waspada Banjir Bandang. Karena masih ada warga yang mendirikan rumah pas berada diatas bantaran sungai," ungkapnya.(one)