Berita Daerah

Tinggalkan Surat Wasiat, Prajurit TNI Diduga Terjun dari Jembatan Suramadu dan Ditemukan Tewas

Tinggalkan Surat Wasiat, Prajurit TNI Diduga Terjun dari Jembatan Suramadu dan Ditemukan Tewas

Editor: Slamet Teguh
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Jembatan Suramadu. Sepeda motor Honda Beat menjadi perhatian karena ditinggal pemiliknya di Jembatan Suramadu pada Senin (6/9/2021). 

Hasil temuan kepolisian, korban merupakan anggota TNI AL yang ditugaskan di kesatuan Rumasakit Angkatan Laut Dr Ramelan Surabaya.

AKP Giadi Nugraha masih berkoordinasi dengan pihak POM AL untuk melakukan penyelidikan atas kasus bunuh diri tersebut.

"Kami koordinasi dengan Pom AL dulu. Sementara jasad korban sudah ditemukan dan dievakuasi ke Rumah Sakit," imbuhnya.

Baca juga: Rebut Lembah Panjshir, Taliban Klaim Sudah Kuasai Afghanistan Sepenuhnya, NRF Tak Akui Kekalahan

Baca juga: Kisah Seorang Nenek yang Kulit Wajahnya Dilakban Oleh Perias Agar Hasilnya Kencang Kini Jadi Sorotan

Jasad Korban Ditemukan

Tim SAR Gabungan menemukan korban W dalam kondisi tak bernyawa di perairan sekitar Jembatan Suramadu pada Selasa (7/9/2021) pukul 09.15 WIB.

Jenazah W terapung di posisi koordinat 7° 11.068’ S 112° 46.505’ E.

Awalnya, W yang mengendarai sepeda motor terjun dari Jembatan Suramadu pada Senin (6/9/2021) malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo menuturkan W meninggalkan sepeda motor termasuk surat wasiat sebelum terjun dari Jembatan Suramadu.

"Selain motor juga ditemukan sepatu, helm, kunci, kartu identitas dan sebuah surat wasiat," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021) siang.

Dalam pencarian untuk menemukan jasad Widodo, Tim SAR mengerahkan satu tim operasi yang beranggotakan lima orang personel ABK.

Mereka menyisir dengan menggunakan satu unit RIB, didukung dengan sejumlah peralatan pertolongan dan dibantu oleh semua pihak terkait di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak.

Selanjutnya, jenazah korban yang telah ditemukan dibawa ke Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved