Breaking News:

BLT PKL dan Warteg

3 Syarat PKL dan Warteg Dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp1,2 Juta, Lampirkan Dokumen Ini

Penyaluran BLT untuk PKL dan warteg ini akan diatur lewat pedoman umum petunjuk teknis, dengan pendampingan oleh Kemenkeu dan BPKP

Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Ilustrasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalintim. Pemerintah rencananya akan mencairkan bantuan langsung tunai untuk PKl dan warteg. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pedagang kaki lima (PKL) dan usaha warung tegal (warteg) akan cair dalam waktu dekat.

BLT ini berupa bantuan uang tunai senilai Rp 1,2 juta untuk setiap PKL dan warteg.

Kepastian akan dicairkannya BLT PKL dan warteg ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers perpanjangan PPKM level 3 dan 4, Senin (6/9/2021).

"Bantuan tunai untuk PKL, warung, warteg, akan segera dijalankan karena seluruh regulasi sudah lengkap," kata Airlangga Hartarto.

Untuk mendapatkan bantuan tunai ini, setidaknya ada tiga syarat utama harus terpenuhi yaitu :

1. Penerima bantuan tersebut lokasi usahanya harus berada di wialayah PPKM level 3 dan 4.

2. Penerima insentif dari pemerintah itu belum mendapat Bantuan Produktif Ultra Mikro (BPUM) dari Kemenkop UKM.

3. Pelaku usaha perlu melampirkan data izin usaha, lokasi usaha, dan NIK.

Nantinya, mekanisme penyaluran BLT untuk PKL ini akan diatur lewat pedoman umum petunjuk teknis, dengan pendampingan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan BPKP.

Adapun pendataan penerima BLT untuk PKL ini akan dilakukan oleh Babinsa/Babinkamtibmas.

Baca juga: PKL dan Warteg di Wilayah PPKM Level 3 dan 4 Dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp1,2 Juta

"(Penyerahan) bantuan lebih sederhana, dalam bentuk tanda terima bagi penerima bantuan, warung, PKL, disertai dokumentasi foto yang memadai. Dan data NIK ini mendapat cleansing atau pembersihan data melalui BPKP. NIK sejalan dengan data di Kemendagri," kata Airlangga Hartarto.

Sebagai informasi, bantuan tunai merupakan program tindak lanjut dari penerapan PPKM level 3 dan 4 sejak awal Juli 2021.

Tercatat, pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 55,21 triliun untuk beragam bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved