Breaking News:

Berita Pertamina

Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0

Umar Ibnu Hasan, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa Keadaan Darurat Level 0 adalah kondisi darurat yang bisa ditanggulangi oleh lokasi

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0 - pertamina-patra-niaga-gelar-simulasi-penanganan-keadaan-darurat-level-0.jpg
Pertamina
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Gelar Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0 - pertamina-patra-niaga-gelar-simulasi-penanganan-keadaan-darurat-level-0-1.jpg
Pertamina
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Gelar Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0 - pertamina-patra-niaga-gelar-simulasi-penanganan-keadaan-darurat-level-0-2.jpg
Pertamina
Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Gelar Simulasi Penanganan Keadaan Darurat Level 0

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Pada Senin, Pukul 09.12, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Manager Lahat , Heru Octavian, menerima laporan adanya insiden kebakaran dari Jr. Spv. MPS & HSSE yang disebabkan Pekerjaan Pihak ke-3 saat perbaikan tanki timbun Nomor 04.

Dimana, pada saat bersamaan terjadinya tetesan BBM Pertamax dari _drain valve_ tanki timbun Nomor 03. Timbul percikan api yang tidak dapat ditanggulangi dengan penggunaan APAR.

Selanjutnya pada pukul 09.24 Fuel Terminal Manager Lahat mendeklarasikan Keadaan Darurat Level 0 dan mengaktifkan Puskodal, dan jabatan semua fungsi telah berubah.

Fuel Terminal Manager menjadi Deputi ERC, Spv RSD menjadi Incident Commander, Jr Spv RS menjadi Support Commander dan Jr Spv MPS & HSSE menjadi On Scene Commander.

Selanjutnya Deputi ERC melaporkan kejadian tersebut ke ERC (EGM Regional Sumbagsel) dan EMT di Kantor Regional Sumbagsel.

Dengan sigap OSC melalui arahan dari IC dengan persetujuan Deputi ERC, mengerahkan 4 regu Fire Brigade menuju lokasi sumber api untuk melakukan pemadaman.

Proses pemadaman terus berlangsung dengan mengerahkan  1 regu untuk memaksimalkan 1 unit Fire Foam Ground Monitor Portable serta 3 regu fire brigade lainnya melakukan proses penanggulangan lainnya (fire fighting tangki 03 dan cooling tangki 4 dan 5, dengan terlebih dahulu memastikan water sprinkler untuk tangki 6,7 dan 8 telah diaktifkan).

Ke-5 tangki tersebut berdekatan satu dengan lainnya,  serta tambahan bantuan dari TBKD (Tim Bantuan Keadaan Darurat) Damkar Kabupaten Lahat.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan bahwa terdapat dua korban dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban langsung ditangani Tim Medis OKD untuk kemudian dirujuk ke Klinik Rizky Azhari untuk penanganan lebih lanjut. 

Saat yang bersamaan terjadi aksi huru-hara dari perwakilan AMT yang menuntut kenaikan gaji.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved