Berita Internasional

Mengenal Ismail Sabri Yaakob, Perdana Menteri Baru Malaysia, Ketiga dalam 3 Tahun Terakhir

Mengenal Ismail Sabri Yaakob, Perdana Menteri Baru Malaysia, Ketiga dalam 3 Tahun Terakhir

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
Khirul NIZAM ZANIL / Malaysia's Department of Information / AFP
Foto selebaran dari Departemen Informasi Malaysia yang diambil dan dirilis pada 21 Agustus 2021 ini menunjukkan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengambil sumpah jabatannya saat upacara pengambilan sumpah sebagai pemimpin baru negara itu di Istana Nasional di Kuala Lumpur. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Situasi konflik di Malaysia tengah menjadi perhatian publik.

Hal itu tak lepas usai terjadi perganain Perdana Menteri.

Kini yang terbaru, Ismail Sabri Yaakob telah dilantik sebagai Perdana Menteri baru Malaysia, Sabtu (21/8/2021), setelah ditunjuk oleh Raja Al-Sultan Abdullah sehari sebelumnya.

Ismail menjadi Perdana Menteri Malaysia ketiga dalam tiga tahun terakhir.

Ia disumpah setelah mendapatkan dukungan 114 anggota parlemen, lebih dari cukup dari sekedar 111 dukungan yang dibutuhkan.

Ismail merupakan penerus dari Muhyiddin Yassin, yang mengundurkan diri setelah 17 bulan menjabat.

Muhyiddin kehilangan dukungan mayoritas di parlemen dikarenakan pertikaian dalam koalisi politik yang berkuasa, CNBC melaporkan.

Penunjukan Ismail, yang merupakan wakil perdana menteri di bawah Muhyiddin, pada dasarnya akan menjaga koalisi yang berkuasa tetap utuh.

Tetapi kenaikannya berarti bahwa partai politik yang paling lama berkuasa di negara itu – Organisasi Nasional Malaysia Bersatu atau UMNO – telah merebut kembali jabatan perdana menteri Malaysia setelah kalah di tahun 2018.

UMNO adalah partai dominan dalam koalisi yang memerintah Malaysia selama lebih dari 60 tahun.

UMNO sempat kehilangan kekuasaan dalam pemilihan umum 2018 karena skandal keuangan yang melibatkan dana negara.

Partai tersebut kembali berkuasa pada tahun 2020 setelah pengunduran diri mendadak Perdana Menteri Mahathir Mohamad, yang memungkinkan Muhyiddin untuk membentuk koalisi yang berkuasa saat ini.

Baca juga: Biodata Profil Ismail Sabri yang Disebut-sebut Calon Kuat PM Malaysia Pengganti Muhyiddin Yasin

Baca juga: Kata-kata Terakhir Muhyiddin Yassin Sebelum Resmi Mundur dari PM Malaysia, Singgung Soal Ini

Kata Analis

Sebelum penunjukan perdana menteri baru Malaysia, analis politik mengatakan Ismail akan menjadi pilihan yang buruk karena hubungannya dengan pemerintah Muhyiddin.

Pemerintahan Muhyiddin secara luas dikritik karena dianggap gagal menangani wabah Covid-19 yang memburuk di negara itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved