Jelang Pilpres 2024

Masinton Bicara Tentang Capres PDIP Untuk Pilpres 2024

Menurut Masinton, hasil tersebut masih sangat dinamis dan PDIP belum memutuskan siapa calon presidennya untuk 2024.

Editor: Slamet Teguh
Kolase TribunKaltara.com / Kompas.com/Riska Farasonalia
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Masinton Bicara Tentang Capres PDIP Untuk Pilpres 2024. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Pemiihan presiden (Pilpres) masih lama akan digelar.

Namun sejumlah tokoh disebut bakal maju sebagai capres.

Sesuai jadwal, rencanaya Pilpres bakal digelar pada tahun 2024 mendatang.

Politisi PDIP Masinton Pasaribu menanggapi soal hasil survei Charta Politika yang mencatat nama Ganjar Pranowo lebih banyak dipilih pemilih PDIP ketimbang Puan Maharani.

Menurut Masinton, hasil tersebut masih sangat dinamis dan PDIP belum memutuskan siapa calon presidennya untuk 2024.

"Jadi, belum ada lembaga survei pun yang menetapkan bahwa satu figur dan tokoh sangat dominan dalam survei-survei tersebut," kata Masinton saat dihubungi, Minggu (15/8/2021).

Legislator PDIP Komisi XI itu mengatakan beberapa figur yang masuk dari lembaga survei cenderung berbeda-beda.

Namun, Masinton bersyukur kader-kader PDIP sudah jadi sorotan publik untuk bersaing di 2024.

"Sudah ada nama Mba Puan, Bu Risma dan Mas Ganjar.

Nah tentu dari berbagai potret ini ya partai mengikuti  perkembangannya seperti apa," katanya.

"Tetapi partai tidak terburu-buru untuk menetapkan calon presiden berdasarkan potret survei saat ini karena ini masih berjalan dinamis ke depan," pungkas Masinton.

Baca juga: Bukan Pilih Presiden Survei PDIP Tanggapi Hasil Survei Ganjar Lampaui Puan Untuk Pilpres 2024

Baca juga: Kini Duet Airlangga Hartanto-Anies Baswedan Diunggulkan Untuk Pilpres 2024 Mendatang

Sebelumnya, Lembaga Survei Nasional Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya terkait dengan tingkat elektabilitas para tokoh atau pejabat politik di Indonesia.

Dari hasil tersebut, Ganjar Pranowo menjadi pejabat politik yang memiliki elektabilitas tertinggi menjadi Presiden masa mendatang bahkan mengalahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, berdasarkan temuan pihaknya melalui survei itu nama Gubernur Jawa Tengah itu memiliki banyak pemilih.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved