Pengerjaan Tol Lubuklinggau-Bengkulu Molor Karena Belum Ada Anggaran

Saat ini pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Lubuklinggau Sumsel dengan provinsi Bengkulu

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Penampakan progres pembangunan Tol Lubuklinggau- Bengkulu di wilayah Taba Penanjung Provinsi Bengkulu. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Saat ini pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Lubuklinggau Sumsel dengan provinsi Bengkulu masih menunggu anggaran pemerintah pusat.

Kepala Dinas PUBM Kota Lubuklinggau, Achmat Asril Asri mengatakan belum dilakukannya pembangunan jalan tol ini diduga terkait masalah anggarannya belum tersedia.

"Jalan itu kan program setrategis nasional, progres informasi terakhir masih menunggu pembebasan lahan karena belum ada anggarannya," kata Asril pada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Padahal menurut Asril, untuk seluruh dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengerjaan semuanya sudah disiapkan, hanya saja pengerjaannya tergantung anggaran dari pemerintah pusat.

"Kendalanya itu tadi (anggaran pusat) kalau dikita tidak ada kendala, penetapan lokasi sudah, dokumen pembebasan lahan juga sudah," ujarnya.

Ia mengungkapkan, babahasa dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah disuruh menunggu anggaran pembebasan lahan, apabila anggaranya ada langsung dikerjakan.

"Gambarannya sendiri bisa 2022, bisa 2023 bahkan 2024, intinya sekarang molor, mudah-mudahan program itu terealisasikan ya," ungkapnya.

Sementara, untuk pembangunan di Muara Enim sudah mulai berjalan, sedangkan untuk yang  Lubuklinggau belum sama sekali,  bila anggarannya tersedia tidak membutuhkan waktu lama untuk pengerjaannya.

Karena sistem pengerjaannya akan dilakukan sistem estapet. "Jadi rencana kemarin berapa lahan dibebaskan langsung dikerjakan, tidak menunggu lahan selesai baru dikerjakan, bukan seperti itu tapi mana selesai langsung," ujarnya.

Sementara, Pemkot Lubuklinggau sifatnya hanya membantu melakukan proses koordinasi dengan liding sektor yang berkaitan dengan pihak yang terlibat dalam pengerjaan tol tersebut.

"Kita hanya berkoordinasi dengan pihak terkait pembebasan lahan, setelah siap baru kita bergerak, intinya kita menunggu arahan pemerintah pusat," ujarnya (Joy). 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved