Kasus Sumbangan 2 Triliun

Hasil Pemeriksaan Psikologi Heryanti Sudah Keluar, Pemeriksaan Soal Rp 2 Triliun Bakal Dilanjutkan

Tim ahli psikologi Polda Sumsel serta ahli kejiwaan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang telah memeriksa Heryanty Putri Akidi Tio

Tribunsumsel.com/ Shinta Dwi Anggraini
Heriyanti Putri Bungsu akidi Tio saat diperiksa Polda Sumsel. Hasil pemeriksaan psikologi Heryanti sudah keluar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah ditunggu-tunggu, hasil pemeriksaan psikologi terhadap Heryanty, putri bungsu Akidi Tio akhirnya keluar. 

Namun polisi enggan membeberkan terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan tim ahli terhadap pengusaha tersebut. 

"Karena di dalam undang-undang pemeriksaan, ada informasi yang dikecualikan terkait dengan data pribadi seseorang. Jadi tidak boleh kita sampaikan," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (10/8/2021). 

Sebelumnya, Polda Sumsel telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memeriksa kondisi fisik maupun mental Heryanty pasca kehebohan rencana dana sumbangan sebesar Rp.2 triliun. 

Tim sudah menurunkan tim ahli psikologi Polda Sumsel serta ahli kejiwaan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. 

"Yang sudah (keluar hasilnya) baru dari psikolog. Sedangkan psikiater (pemeriksaan kejiwaan) belum keluar. Tapi ya itu tadi, hasil tersebut tidak boleh disampaikan ke umum. Dalam hal ini yang berhak menyampaikannya adalah psikolog atau psikiaternya langsung," ucapnya. 

Kendati demikian, Supriadi tak menampik bila Heryanty bisa saja dipanggil untuk kembali memberikan keterangan pada pihak kepolisian dalam waktu dekat. 

Apalagi hasil pemeriksaan PCR yang sudah dilakukan juga menunjukkan hasil negatif COVID-19. 

"Ada kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Kita tinggal menunggu informasi dari krimum kapan akan rencana dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saudari Heryanty," tuturnya.

Saudara Kandung Tak Tahu Ada Warisan Rp 2 Triliun

Saudara kandung Heryanty ternyata tidak mengetahui ihwal uang senilai Rp.2 Triliun yang santer disebut merupakan harta waris peninggalan ayah mereka, mendiang Akidi Tio. 

Fakta ini diungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi kepada awak media. 

"Jadi dia (saudara Heryanty) tidak tahu menahu soal uang itu. Dia merasa tidak pernah dengar dan tidak pernah tahu bahwa orang tuanya memiliki uang sejumlah itu. Dia tahunya begitu," ucapnya, Selasa (10/8/2021). 

Keterangan itu didapat dari kakak kandung Heryanty yang berada di Jakarta. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved