Breaking News:

Berita OKI

Semarak HUT ke-76 RI, Bupati OKI Iskandar Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Satu Tiang Penuh

Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE mengajak seluruh masyarakat hingga ke pelosok untuk berpartisipasi mengibarkan bendera merah putih.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Rian pedagang bendera yang ada di Jalan Letnan Muchtar Saleh, OKI, Selasa (3/8/2021) siang. Menyemarakkan HUT ke-76 RI, Bupati OKI Iskandar SE mengajak warga untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Memasuki bulan Agustus 2021, seluruh masyarakat bersiap memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE mengajak seluruh masyarakat hingga ke pelosok untuk berpartisipasi memasang bendera merah putih selama satu bulan penuh guna menyemarakkan hari kemerdekaan.

"Mari kita semua untuk berpartisipasi memasang dan mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh, umbul-umbul, dekorasi secara serentak di depan rumah masing-masing sejak tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2021 mendatang," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/8/2021) siang.

Dilanjutkannya, dalam momen yang luar biasa ini, diharapkan peran serta masyarakat dalam membangkitkan daya juang dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Bumi Bende Seguguk.

"Ayo bersama-sama kibarkan bendera dihalaman rumah, kobarkan semangat perjuangan di dada mu dan bersatu untuk melawan pandemi," tegasnya.

Dari pantauan Tribunsumsel.com, para pedagang bendera merah putih, umbul-umbul serta background untuk keperluan peringatan HUT Kemerdekaan, mulai bermunculan di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Mereka menjajakan dagangannya hampir disepanjang jalan Yusuf Singadekane dan jalan Letnan Muchtar Saleh.

Seperti Rian pedagang asal Desa Serinanti, Kecamatan Kayuagung telah menjajakan dagangannya sejak seminggu terakhir.

"Jualan mulai dari tanggal 27 Juli lalu, awal bulan seperti sekarang pastinya masih sepi pembeli. Tetapi diatas tanggal 5 biasanya pemerintah sudah mewajibkan seluruh instansi untuk memasang bendera," jelasnya saat ditemui.

Berkaca dari tahun sebelumnya, Rata-rata pelanggannya berasal dari pemerintahan seperti kepala desa, sekolahan, kantor dinas, dan lainnya.

"Dengan adanya himbauan pemasangan bendera, berdampak baik bagi saya dan sudah ada beberapa dinas yang memesan. Insyaallah sebelum tanggal 17 Agustus stok bendera 40 kodi ini bisa ludes terjual," terangnya.

Meskipun penjualan masih stabil, namun situasi pandemi berdampak terhadap menurunnya masyarakat yang membeli bendera.

Dikarenakan dalam 2 tahun terakhir ditiadakannya pergelaran festival dan perlombaan ditingkat pedesaan hingga pemerintahan.

"Larangan perlombaan dan festival selama pandemi ini sangat berpengaruh ke penjualan, padahal sebelum Corona bisa menjual lebih dari 60 kodi tapi tahun lalu hanya habis sekitar 40 kodi (800 bendera)," pungkasnya.

Baca juga: Dinkes Jelaskan Alasan Palembang Masih PPKM Level 4, BOR Tinggi 84,31 Persen, Dampak Rujukan Daerah

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved