Breaking News:

Berita Nasional

Kisah Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara setelah Ayah dan Ibu Meninggal, Kini Bantuan Mengalir

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka memberikan langsung bantuan itu kepada Vino yang sudah berada di Kabupaten Sragen.

Editor: Weni Wahyuny
Instagram/nikitamirzanimawardi_172
Bocah hidup sebatang kara ditinggal orangtua yang meninggal karena covid 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSUMSEL.COM, SRAGEN - Ingat Vino, bocah usia 10 tahun yang mendadak jadi yatim piatu setelah ayah dan ibunya meninggal karena Covid-19 di Kutai Barat beberapa waktu lalu.

Kini Vino pulang ke Sragen, daerah asalnya dan akan dirawat oleh neneknya.

Kisah Vino mendadak jadi sorotan setelah sebelumnya isolasi sendirian pasca-ayah dan ibunya meninggal karena Covid-19.

Bantuan untuk Vino pun terus mengalir, untuk membantu kehidupannya kelak.

Ketua DPR RI, Puan Maharani memberikan bantuan pendamping hidup, berupa uang tunai.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka memberikan langsung bantuan itu kepada Vino yang sudah berada di Kabupaten Sragen.

"Begitu dengar kabar tentang Vino, Puan Maharani langsung telepon, tolong disampaikan untuk Vino, bantuan pendamping hidup," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (3/8/2021).

Vino dan anak yang bernasib sama menerima bantuan dari Ketua DPR RI Puan Maharani.
Vino dan anak yang bernasib sama menerima bantuan dari Ketua DPR RI Puan Maharani. (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Bantuan uang tunai sebesar Rp 20 juta itu, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Vino, baik untuk kepindahannya maupun biaya sekolah nantinya.

Selain uang tunai, Vino juga langsung didaftarkan untuk menerima Kartu Indonesia Pintar, sehingga seluruh biaya pendidikannya ditanggung oleh pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved