Breaking News:

Berita Covid

Dibawah Komando Luhut, Kasus Covid di Pulau Jawa dan Bali Turun 50 Persen, Ini Kata Epidemiolog

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka kasus harian Covid-19 di Jawa dan Bali turun sebesar 50

Editor: Siemen Martin
Youtube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka kasus harian Covid-19 di Jawa dan Bali turun sebesar 50 persen dari puncak kasus Covid-19 pada 15 Juli 2021. 

"Itu membuat semakin jauh kita bisa mengklaim bahwa kasus harian yang dilaporkan mewakili kejadian sebenarnya," ungkapnya.

"Mungkin, (kasus Covid-19) turun setengahnya pun enggak."

Ini artinya, angka kasus harian yang dilaporkan di Indonesia dengan jumlah yang turun lebih dari setengah dibanding pekan lalu, dipandang ahli sebagai angka semu.

"Harus dilihat juga, positivity rate sangat tinggi. Yang artinya, pandeminya sangat tidak terkendali." Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Berdasarkan Standar yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka positivity rate Covid-19 seharusnya kurang dari 5 persen.

Dicky pun mengatakan bahwa saat ini Indonesia, khususnya Jawa dan Bali, sedang berada di titik puncak pandemi Covid-19.

"Sudah masuk (puncak) ini dalam proyeksinya," ungkap Dicky.

Banyaknya kasus Covid-19 yang ada di Indonesia yang tidak terlacak dengan baik, secara tidak langsung akan memicu kolapsnya layanan kesehatan dan pasien Covid-19 yang tidak tertolong.

Dicky memperkirakan bahwa angka kematian di Indonesia akibat Covid-19 akan mencapai puncaknya pada pertengahan Agustus ini.

"Angka kematian kita, pertengahan Agustus ini bisa mencapai puncak jika 3T (testing, tracing, dan treatment) tidak diperbaiki," tandasnya. 

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved