Akidi Tio Sumbang 2 Triliun ke Sumsel
Heriyanti Anak Bungsu Akidi Tio Masih Bungkam Soal Sumbangan Dana Rp. 2 Triliun
Bantuan Rp.2 triliun sumbang keluarga mendiang Akidi Tio masih jadi perbincangan hangat. Hingga kini Heriyanto anak bungsu Akidi Tio masih bungkam.
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bantuan Rp.2 triliun sumbang keluarga mendiang Akidi Tio masih jadi perbincangan hangat.
Sebab bantuan yang digadang-gadang untuk masyarakat covid-19 di Sumsel itu nyatanya tak kunjung cair.
Meski penyerahan secara simbolis sudah dilakukan di Mapolda Sumsel sejak Senin (26/7/2021) lalu.
Tak heran, beragam spekulasi muncul ke permukaan.
Hal ini juga dikarenakan tidak ada sedikitpun keterangan langsung dari pihak keluarga untuk menjawab segudang pertanyaan masyarakat terkait dana bernilai fantastis tersebut.
Tribunsumsel.com menyambangi kediaman Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio yang tinggal di salah satu kawasan Kecamatan Ilir Timur I, Sabtu (31/7/2021).
Dari pantauan di lapangan sejak pukul 09.00 WIB rumah Heriyanti dalam keadaan sepi.
Hanya terlihat sedikit aktivitas penghuni rumah yang sesekali keluar dari pintu teras samping untuk mengambil sesuatu dari halaman depan.
Baru sekira pukul 11.58 WIB Heriyanti terlihat turun dari mobil Daihatsu Sigra warna hitam dan langsung bergegas masuk ke dalam rumah.
Menggunakan kemeja biru tua lengkap dengan masker, langkah Heriyanti jadi begitu cepat saat wartawan tribunsumsel.com berusaha mendekatinya.
Seorang pria paruh baya juga bergegas menutup pintu pagar depan di rumah bercat coklat ini.
Alhasil tidak ada statemen yang berhasil diperoleh dari Heriyanti.
Wasiat Bapak
Perwakilan keluarga mendiang Akidi Tio akhirnya angkat bicara terkait donasi sebesar Rp.2 triliun yang diberikan untuk masyarakat terdampak covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel).
Rudi Sutadi, suami Heriyanti yang merupakan anak bungsu Akidi Tio mengatakan, uang dengan nilai fantastis tersebut adalah wasiat ayah mertuanya untuk diberikan kepada orang-orang membutuhkan.