Breaking News:

Akidi Tio Sumbang 2 Triliun

Dapat Sumbangan Rp 2 Triliun, Bagusnya Bantuan Itu Digunakan Untuk Apa? Ini Kata Pimpinan Dewan

Adanya bantuan itu direspon positif wakil ketua komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli. "Alhamdulillah provinsi Sumsel dapat bantuan Rp 2 T

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Prawira Maulana
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Saiful Padli 

TRIBUNSUMSEL.COM - Adanya bantuan itu direspon positif wakil ketua komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli. "Alhamdulillah provinsi Sumsel dapat bantuan Rp 2 T dari pengusaha asal Aceh. Kalau melihat APBD Sumsel tahun ini sebesar Rp 10,6 T, ini artinya hampir 20 persen dari APBD kita sumbangan yang diberikan pengusaha," kata Saiful.

Diungkapkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, jika dilihat dari niat yang dibangun untuk sumbangan covid-19 di Sumsel, ini bisa mengatasi dalam hal penanganan selama ini.
"Kita berharap, alokasinya ini nantinya pertama harus dikawal secara transparan, dan dikawal semua element masyarakat, karena ini adalah amanat  pengusaha Aceh yang dititipkan untuk Sumsel," jelasnya.

Hal kedua diungkapkan Sekretaris fraksi PKS DPRD Sumsel ini, ia berharap alokasi ini benar-benar nantinya untuk lenangan covid-19 di  Sumsel.

"Jadi kita berharap adanya dana ini, bisa menekan penyebaran covid-19 di Sumsel, dengan melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment), sehingga kalau selama ini terkendala dalam pendanaan untuk pelaksanaan 3T, maka ini ada dananya," capnya.

Selain itu, adanya dana yang besar itu, maka bisa membeli obat bagi masyarakat khususnya dalam penanganan covid-19, karena tak dipungkiri saat ini banyak yang putus stok obat yang ada.

"Jadi ke depan, jangan sampai ada penimbunan dan pemprov Sumsel bisa membeli obat untuk kebutuhan pasien covid-19 yang membutuhkan," tuturnya.

Dilanjutkan Saiful, dana itu pun nantinya bisa mempercepat proses vaksinasi yang hari ini di Sumsel baru sekitar 1,8 juta vaksin dan stoknya hampir habis.
"Tentunya, adanya dana ini apakah bisa nanti diperuntukkan untuk hal itu, maka akan dicek lagi. Tapi kalau bisa untuk membeli vaksin, bisa sebanyak mungkin didapat untuk kebutuhan masyarakat dan target vaksinasi bisa segera tercapai," tandasnya.

Dilanjutkan Saiful, pihaknya juga berharap nantinya juga bantuan itu bisa dipakai pemprov Sumsel dalam memberikan bantuan sosial, bagi masyarakat Sumsel yang terdampak dan terpapar covid. Baik terdampak kesehatan maupun ekonomi dan sosial selama ini, baik dalam bansos atau bantuan subsidi bagi usaha UMKM, termasuk paket sosial masyarakat miskin.

"Kalau (bantuan) ini tidak melanggar aturan bisa untuk insentif nakes (tenaga kesehatan) khususnya vaksinator, kenapa tidak. Karena selama ini vaksinator tidak dapat (insentif) sesuai PMK dan Permenkes. Jadi, jika ini dibenarkan oleh hukum, ya tidak masalah," pungkasnya.(cr8/arf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved