Oknum Pungli di Pos Penyekatan Kramasan

Sehari Pernah Dapat Rp 200 Ribu, Pengakuan Oknum Satgas PPKM Covid-19 Lakukan Pungli di Tol Kramasan

Boediono (23) oknum honorer BPBD OI mengaku dia pernah mendapatkan sehari Rp 200 ribu dari para sopir yang melintas.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Boediono (23) oknum honorer BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang terekam kamera sopir truk melakukan pungli di Pintu Masuk Tol Kramasan (Palembang-Lampung) Kabupaten Ogan Ilir. , kini berada di Mapolda Sumsel untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Kamis (22/7/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Lima oknum anggota satgas PPKM Covid-19 ditangkap Ditreskrimum Polda Sumsel
karena terlibat pungli di Pintu Masuk Tol Kramasan (Palembang-Lampung) Kabupaten Ogan Ilir.

Kelimanya saat ini sudah berada di Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Salah seorang pelaku, Boediono (23) oknum honorer BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang wajahnya terekam jelas dalam rekaman beredar mengaku, perbuatan pungli baru ia lakukan kurang lebih selama tiga hari.

Selama beraksi melakukan pungli dia pernah mendapatkan sehari Rp 200 ribu dari para sopir truk yang melintas.

"Tanggal 13, tanggal 16 dan tanggal 19 saya melakukannya," kata Boediono sembari terus menundukkan kepalanya saat memberikan keterangan di Mapolda Sumsel, Kamis (22/7/2021).

Ditanggal 13 Juli 2021, Boediono mengatakan, ia mendapat uang sebesar Rp.30 ribu dari pungli yang dilakukan terhadap sopir truk.

Selanjutnya tanggal 16 Juli 2021 , memperoleh uang sebesar Rp.60 ribu.

Dilanjutkan tanggal 19 Juli 2021 yang mendapat hasil sebesar Rp.200 ribu dari hasil pungli.

Dengan terus menundukkan kepalanya, Boediono mengaku, perbuatan pungli dilakukan atas inisiatifnya sendiri.

Ia juga membantah dugaan minimnya gaji sebagai honorer dijadikan sebagai alasan untuk melakukan perbuatan tersebut.

"Siap, tidak (kurang)," tegasnya.

Dari pengakuannya, Boediono berujar, sudah 3 tahun menjadi honorer di Dinas BPBD Kabupaten Ogan Ilir.

"Pungli itu saya lakukan atas inisiatif sendiri," tegasnya kembali.

Baca juga: BREAKING NEWS- Polisi Tangkap Oknum BPBD dan Pol PP Diduga Pungli di Pos Penyekatan Kramasan

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit 1 Kamneg Kompol M Haris dan Kasubdit 3 Jatanras Kompol CS Panjaitan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ditemukan adanya keterlibatan dari pihak lain dalam perbuatan pungli tersebut.

"Tidak ada keterlibatan pihak lain, mereka bermain (pungli) hanya berlima," ujarnya.

Hisar sangat menyayangkan adanya perbuatan pungli yang dilakukan oleh para pelaku.

"Maka untuk mengantisipasi supaya tidak terulang lagi, kita akan meningkatkan pengawasan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ini adalah perbuatan yang sangat kita sayangkan, karena dimasa pandemi yang begitu menghantam masyarakat, justru ada pihak-pihak yang melakukan perbuatan tersebut," ujarnya.

"Kita harapkan ini adalah kejadian yang terakhir, dan apabila ada maka akan kita tindak tegas praktek seperti ini ditengah pandemi," katanya menambahkan.

Ikuti Kami di Google Klik

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved