Berita Viral

Sindir Aksi Oknum Satpol PP Gowa Pukul Pasutri, Muncul Video Parodi 'Saya Sappol' di Media Sosial

Sindir aksi anggota Satpol PP Kabupaten Gowa yang viral di media sosial, muncul video parodi 'Saya Sappol' di media sosial. 

Instagram/bambangmosaja
Sindir Aksi Anggota Satpol PP Gowa, Muncul Video Parodi 'Saya Sappol' di Media Sosial 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sindir aksi anggota Satpol PP Kabupaten Gowa yang viral di media sosial, muncul video parodi 'Saya Sappol' di media sosial. 

Buntut kejadian anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memukul perempuan hamil ketika merazia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi viral di berbagai platform media sosial.

Saking viralnya, kini muncul parodi tindak-tanduk hingga bahasa Satpol PP Kabupaten Gowa ketika merazia PPKM yang menyebar luas ke berbagai media sosial.

Permintaan maaf dan ancaman mendekap di penjara selama 5 tahun terhadap anggota Satpol PP Kabupaten Gowa itu tak menghentikan parodi aksinya saat razia PPKM.

Yang ada, justru makin marak.

Baca juga: Inilah Sosok Wanita yang Pagar Rumahnya Dicoret Tulisan Pelakor, Istri Sah Beri Pesan Ini

Seperti pada salah satu video yang diunggah konten kreator asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, bernama Bambang Satrio melalui akun Instagram @bambangmosaja pada Kamis (15/7/2021).

Dengan caption 'Canda Sappol', dia menirukan gaya Satpol PP Kabupaten Gowa sewaktu merazia perempuan hamil beberapa hari lalu.

Termasuk ucapan, Satpol jadi Sappol dan 'Saya Sappol, mana izinmu'.

Dia juga mengikutkan caption cuma bermaksud menghibur dan meminta support.

Video singkat itu mempertontonkan segala kegiatan yang harus melalui surat izin.

Pada awal video, muncul pria sekaligus pemilik akun itu mengenakan topi dan seragam warna khaki mirip seragam Satpol PP.

Tangkapan Layar Video Parodi 'Saya Sappol' Sindir Aksi Anggota Satpol PP Gowa
Tangkapan Layar Video Parodi 'Saya Sappol' Sindir Aksi Anggota Satpol PP Gowa (Instagram/bambangmosaja)

Sambil berjalan dia mengatakan "saya Satpol" dan mendatangi pria yang tengah menjalankan kran air.

Tanpa rasa berdosa, pria itu menutup keran lalu minta sura izin kepada pria berambut botak itu.

Ini ditanggapi dengan menanyakan alasan menutup keran air saat mencuci muka.

Baca juga: 2 PNS yang Pungli Rp 100 Ribu ke Penumpang Agar Lolos Penyekatan di Pelabuhan Bakauheni Ditangkap

"Mana surat izinmu, saya Satpol," ucapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved