Breaking News:

Berita OKU Timur

Bupati Enos: Orang yang Tidak Percaya Covid Belum Pernah Lihat Pasien Ngab-Ngab Susah Bernafas

Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST (Enos) mengungkapkan orang tidak percaya Covid ada karena belum pernah melihat pasien susah bisa bernafas.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUN SUMSEL/EDO PRAMADI
Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST (Enos) mengungkapkan orang tidak percaya Covid ada karena belum pernah melihat pasien susah bisa bernafas 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -  Selama dua hari terakhir, tercatat sebanyak 44 penambahan angka positif baru di Kabupaten OKU Timur.

Seperti yang pernah dikatakan Direktur RSUD OKU Timur dr Sugi Hartono beberapa waktu lalu pada Tribun Sumsel, salah satu faktor meningkatnya angka penularan Covid 19 ialah masih banyaknya masyarakat yang tidak percaya bahwa virus itu benar-benar ada.

"Akibat munculnya rasa ketidakpercayaan itu lantas membuat masyarakat mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes)," kata dr Sugi.

Selanjutnya, Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah ST (Enos) mengungkapkan, orang-orang yang tidak percaya Covid itu ada karena mereka belum pernah melihat langsung para pasien.

"Mereka itu belum pernah melihat para pasien yang ngab-ngab susah bernafas dan perlu dibantu oksigen," jelas bupati, Kamis (15/7/2021).

Ia mengatakan, bagi orang yang memiliki imun kuat saat ia terpapar mungkin hanya masuk di kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Di OKU Timur ini banyak yang OTG, berbahaya sekali jika memiliki penyakit bawaan (Komorbit)," terang Enos.

Bupati bersama Forkompimda akan terus mengupayakan sosialisasi pada masyarakat.

"Ada SK untuk sosialisasi Covid 19 dan bisa bertindak tegas juga," bebernya.

Baca juga: Stok Vaksin Kosong, 12 Puskesmas di OKU Timur tak Layani Vaksinasi Hari Ini dan Besok

Sementara itu, mengenai vaksinasi, kata bupati, saat ini pemerintah pusat arahanya masih mendahulukan wilayah Jawa dan Bali.

Namun, selain menunggu pembagian vaksin dari pusat, pihak Pemerintah Kabupaten OKU Timur sudah bekerjasama dengan TNI dan Polri.

"Polri sudah lebih dulu berjalan, untuk TNI hari ini ada vaksinasi di Kecamatan Semendawai Suku III, vaksin terus kita upayakan," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved