Berita Prabumulih

Dinkes Prabumulih Sebut 76 Persen Ruang Rumah Sakit Terisi Pasien Covid 19

dr H Happy Tedjo melalui Sekretaris drg Sriwidiastuty mengungkapkan saat ini sebanyak 76 persen ruang

Penulis: Edison | Editor: Prawira Maulana
EDISON
Perkantoran Pemkot Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH  - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota Prabumulih, dr H Happy Tedjo melalui Sekretaris drg Sriwidiastuty mengungkapkan saat ini sebanyak 76 persen ruang di rumah sakit di kota Prabumulih terisi pasien terkonfirmasi Covid 19.

"Memang 76 persen rumah sakit kita keterisiannya, rata-rata rumah sakit di kota Prabumulih penuh," ungkap Sekdin Kesehatan, drg Sriwidiastuty kepada Tribunsumsel.com, Minggu (11/7/2021).

Sri mengungkapkan, akan ada penambahan ruangan isolasi yakni di Rumah Sakit Fadillah, dimana pada Senin (12/7/2021) akan dilakukan verifikasi oleh petugas dinas kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

"RS akan diverifikasi dulu oleh Provinsi untuk menjadi rumah sakit penanganan covid, rencana akan ada 8 ruangan di rumah sakit Fadillah itu," katanya.

Lebih lanjut Sekdin Kesehatan Pemkot Prabumulih mengatakan untuk RS Bunda karena masih renovasi maka tidak ada penambahan sedangkan RSUD Prabumulih masih dalam proses. "Jelasnya akan dipersiapkan untuk penambahan, nanti kita akan lakukan rapat evaluasi percepatan penanganan karen kasus melonjak," bebernya.

Disinggung apakah akan menyiapkan gedung khusus untuk isolasi pasien Covid 19 selain di rumah sakit, Sriwidiastuty mengungkapkan untuk hal itu akan dibahas dalam rapat nantinya sehingga menunggu keputusan.
"Jelasnya kita akan lakukan penertiban karena banyak masyarakat periksa sendiri begitupun dokter, nanti akan ada alur dalam pemeriksan maupun lainnya sehingga tertib," katanya.

Ditanya berapa jumlah kasus saat ini, dirinya mengaku tidak hapal namun pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah dalam penanganan penyebaran virus corona.

"Upaya terus dilakukan termasuk menyiapkan peti mati untuk pasien Covid yang meninggal di rumah, kalau meninggal di rumah sakit kan sudah siap nah kalau meninggal di rumah jadi kendala makanya kita usulkan disiapkan peti mati, itu untuk penanganan cepat kita," terangnya. (eds)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved