Darurat Covid 19
Viral Video Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakarta Barat, Komandan Paspampres Beri Penjelasan
Viral Video Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakarta Barat, Komandan Paspampres Beri Penjelasan
TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.
Sejumlah upaya terus dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ini.
Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan menerapkan PPKM Darurat.
Namun PPKM Darurat ini tampaknya menjadi masalah.
Baru-baru ini viral video sejumlah polisi petugas PPKM Darurat bersitegang dengan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Buntut kesalahpahaman tersebut, puluhan anggota Paspampres ramai-ramai mendatangi Mapolres Jakarta Barat pada Rabu (7/7/2021) malam.
Kejadian tersebut kembali viral di media sosial hingga akhirnya kedua belah pihak memberikan klarifikasi.
Dilansir TribunWow.com, Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan perihal alasan puluhan anggotanya mendatangi Mapolres Jakbar.
Jenderal Agus menjelaskan, aksi anggotanya hanya ingin meluruskan insiden yang sempat menimpa Praka IG di Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Juli 2021 siang.
Mereka ingin meyakinkan apakah oknum yang berkata kurang pantas pada Praka IG telah diberi peringatan oleh atasannya.
"Anggota saya yang datang ke polres ingin meyakinkan apakah oknum yang bicara di video 'Kalau kamu Paspampres memang kenapa?' Sudah diberi peringatan oleh atasannya, karena ini menyinggung institusi negara," ujar Agus dikutip dari Kompas.com, Jumat (9/7/2021).
Jenderal Agus lantas mengungkapkan adanya kesalahpahaman aparat di lapangan terkait penyekatan PPKM Darurat.
Ia menyebut aturan PPKM Darurat belum sepenuhnya dipahami petugas di lapangan.
Terutama aturan-aturan terkait sektor essensial, non-essensial, dan kritikal.
"Yang bekerja di sektor ini boleh melewati penyekatan sesuai instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali," kata Agus.