Mayat di Jalan Tembok Baru
Keseharian Hendra, Pria yang Ditemukan Tewas Tengkurap di Tembok Baru Palembang
Keseharian Hendra, Pria yang ditemukan tewas tengkurap di kamar rumah saudaranya di Jalan Tembok Baru Kecamatan Jakabarig Palembang Tadi pagi.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hendra (52), mayat laki laki yang ditemukan tengkurap di kamar rumah saudaranya di Jalan Tembok Baru RT/RW: 17/02 Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Jakabaring merupakan pria yang gaul dan akrab dengan semua orang.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua RT 17 Jalan Tembok Baru Junaidi Salim, Hendra merupakan pria yang gaul dan akrab dengan warga di sekitar rumahnya.
“Panggilan Hendra ini Candra, dia ini orangnya pendiam tapi gaul dimana mana. Setahu saya dia ini bukan orang Palembang, tapi orang Baturaja. Numpang dengan saudaranya sudah 1 tahun ini,” kata Salim, Jumat (9/7/2021).
Salim mengatakan keseharian Hendra ini bekerja sebagai tukang pengangkut sampah di sekitar wilayah tempat dia tinggal.
“Setahu saya dia ini bantu bantu angkat sampah, buang sampah terus saya lihat dia ini suka jalan malam malam,” ujarnya.
Ketika mayat salim ditemukan dalam keadaan tengkurap di kamarnya, Salim mengatakan yang pertama kali menemukan Hendra sudah tak bernyawa adalah Mulyadi alias Didi, pemilik rumah dan saudaranya sendiri.
“Dia ini serumah dengan Didi saja tidak ada orang lain. Selama ini dia tidak pernah ngeluh sakit, malah sering jalan jalan. Pas ditemukan tidak ada keanehan tahunya ya sudah tengkurap,” beber Salim.
Penemuan Mayat Gegerkan Warga
Mayat laki laki yang ditemukan tengkurap di dalam kamar rumahnya di Jalan Tembok Baru Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang, Jumat (9/7/2021) sekira pukul 09.30
Berdasarkan keterangan Ika, saudara sepupu dari Hendra (52) yang ditemui oleh Tribun Sumsel mengatakan, sebelum ditemukan meninggal Hendra sempat makan dan ngobrol dengannya.
“Sebelum ditemukan meninggal di dalam kamar rumah, pukul 08.00 dia ini sempat sama saya dan saya lihat masih sehat. Setahu saya Hendra ini gak ada sakit apa apa,” ujar Ika, Jumat (9/7/2021).
Ika mengatakan pada saat dia menemui Hendra di rumah tempat dia ditemukan, Hendra masih dalam keadaan sehat dan sempat makan.
“Dia ini sempat makan tapi gak nafsu terus langsung tidur habis makan itu. Kami tahu dia sudah tidak bernyawa sekitar pukul 09.30,” kata Ika.
Ika menambahkan Hendra ini bukan warga asli Palembang namun berasal dari Baturaja.
“Dia ini merantau ke Palembang dari Baturaja, kerja di sini sebagai tukang sampah sering bantu angkut angkut sampah warga sekitar sini,” ujar Ika.
Diketahui Hendra tinggal bersama saudaranya di Palembang kurang lebih tiga tahun.
Warga Jalan Tembok Baru Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Jakabaring digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki laki di dalam rumah tepat di depan kantor lurah 9/10 Ulu Palembang, Jumat (9/7/2021) sekira pukul 09.30.
Diketahui dari saudara sepupu mayat laki-laki yang ditemukan tengkurap di dalam kamar, Ika mengatakan mayat tersebut bernama Hendra (52).
“Sebelum ditemukan meninggal di dalam kamar rumah, pukul 08.00 dia ini sempat sama saya dan saya lihat masih sehat. Setahu saya Hendra ini gak ada sakit apa apa,” ujar Ika, Jumat (9/7/2021).
Ika mengatakan pada saat dia menemui Hendra di rumah tempat dia ditemukan, Hendra masih dalam keadaan sehat dan sempat makan.
“Dia ini sempat makan tapi gak nafsu terus langsung tidur habis makan itu. Kami tahu dia sudah tidak bernyawa sekitar pukul 09.30,” kata Ika.
Baca juga: Herman Deru Sebut Ada Pengusaha Besar Palembang Bakal Beri Bantuan Vaksin, Siapa?
Piket Pawas Polsek Seberang Ulu I Iptu Muhammad Nasir mengatakan ketika mendapat laporan seorang warga Kelurahan 9/10 Ulu ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dalam keadaan tengkurap pihaknya langsung ke TKP.
“Diperkirakan mayat yang ditemukan ini meninggal dunia tapi bukan karena ada atau apa apa. Tidak ditemukan luka luka atau keanehan apapun di badannya,” ujar Muhammad.
Nasir mengatakan jenazah Hendra langsung diamankan oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) unit Identifikasi Polrestabes Palembang.
“Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung membawa jenazah ke rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk diidentifikasi dan divisum apabila keluarga setuju,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/keseharian-hendra-mayat-yang-ditemukan-tewas-di-kamar-di-tembok-baru-palembang.jpg)