Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Lubuklinggau Terapkan Pengetatan PPKM Mikro, Ini Aturan Penerapan, WFH 75 Persen, Sekolah Daring

Wali Kota Lubuklinggau menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Walikota Lubuklinggau mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur Pengetatan PPKM Mikro mulai berlaku sejak 6 Juli lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Wali Kota Lubuklinggau menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Surat edaran tersebut tertuang dalam SE No.180/95/SE/HK/2021 tertanggal 6 Juli 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Peningkatan Kegiatan yang Bersifat Keramaian atau Kerumunan.

Dalam SE tersebut, wali kota yang biasa dipanggil Nanan ini menjrlaskan tujuan diterbitkan SE tersebut dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro.

Serta untuk mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Adapun isinya sebagai berikut:

1. Tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan keramaian/kerumunan seperti resepsi pernikahan, akikah, sunatan, syukuran, tabligh akbar, tabligh musibah, pasar malam, konser music, seminar/rapat.

2. Pelaksanaan kegiatan perkantoran/tempat kerja (Perkantoran Pemerintah/Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah/BUMN/BUMD/Swasta) menenerapkan Work From Home (WFH) sebanyak 75 persen dan Work From Office (WFO) 25 persen.

3. Kegiatan belajar dan mengajar (PAUD/TK, SD, SMP, SMA/sederajat dan Perguruan Tinggi) di wilayah Kota Lubuklinggau secara daring (online).

4. Khusus restoran, kafe, mall,dan warnet jam buka dibatasi sampai dengan pukul 17.00 WIB.

5. Sektor esensial (kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi, dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistic, perhotelan, konstuksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, tempat yang menyediakan kebutuhan sehari-hari) bisa tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional dan protokol kesehatan lebih ketat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved