Berita Ogan Ilir
16 Pegawai Puskesmas Tanjung Raja Positif Covid, Warga Tak Tahu Puskesma Ditutup Sementara
Setelah Puskesmas Tanjung Raja di Ogan Ilir ditutup sementara, warga yang ingin berobat mengaku belum tahu pelayanan
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Setelah Puskesmas Tanjung Raja di Ogan Ilir ditutup sementara, warga yang ingin berobat mengaku belum tahu pelayanan di Puskesmas tersebut dialihkan ke Puskesmas lain di wilayah tersebut.
Seperti pada Kamis (8/7/2021), dua orang pasangan suami istri yang hendak berobat, terpaksa putar balik karena Puskesmas dalam keadaan kosong dan hanya dijaga seorang petugas.
"Saya mau mengobati kaki saya luka dan sakit. Tapi dokter di sini tidak ada," kata Nazimah, seorang warga yang datang ke Puskesmas Tanjung Raja bersama suaminya.
Setelah diterangkan oleh petugas keamanan bahwa Puskesmas Tanjung Raja tutup sementara waktu, Nazimah lalu pergi.
"Puskesmas masih ditutup, tapi belum tahu sampai kapan," kata seorang petugas keamanan Puskesmas.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 orang pegawai Puskesmas Tanjung Raja terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasarkan rilis swab PCR Puskesmas Tanjung Raja yang diterima pada Rabu (7/7/2021) lalu, Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Raja, Nelly Anggia Murni termasuk 16 orang yang dinyatakan positif Covid-19.
Dari total 61 orang pegawai, staf, dokter, dan tenaga kesehatan di Puskesmas di Tanjung Raja, selain 16 orang positif, 40 orang dinyatakan negatif dan 5 orang lainnya belum ada hasil swab PCR.
Saat dikonfirmasi kepada Nelly, yang bersangkutan tak ingin banyak bicara.
Ia minta doa dan dukungan agar lekas sembuh sehingga dapat beraktivitas normal kembali.
"Terima kasih support (dukungan)-nya," ujar Nelly melalui pesan WhatsApp.
Sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir mengonfirmasi, pegawai Puskesmas Tanjung Raja yang terpapar Covid-19 kini sedang menjalani isolasi mandiri.
"Untuk yang sudah dapat hasil PCR (swab test) dan dinyatakan positif, harus isolasi mandiri selama 14 hari," kata Plt Kepala Dinkes Ogan Ilir, Hendra Kudeta.
Ia menyebut seluruh pegawai termasuk Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Raja yang terpapar Covid-19, sudah dilakukan tracing.
"Untuk saat ini belum tahu penyebabnya (terpapar Covid-19)," kata Hendra menjawab pertanyaan apakah para pegawai Puskesmas sebelumnya terlibat kerumunan dan semacamnya.