Berita CPNS Sumsel Terbaru

Guru Honnorer Harus Tau Kabar Gembira dari Menteri Pendidikan Untuk Pelamar PPPK Guru Tahun 2021

Saat ini kondisi Pendidikan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja, semua kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan daring atau dilakukan secara on

Tayang:
Tribunsumsel.com/sscasn
Guru Honnorer Harus Tau Kabar Gembira dari Menteri Pendidikan Untuk Pelamar PPPK Guru Tahun 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM PALEMBANGGuru Honnorer Harus Tau Kabar Gembira dari Menteri Pendidikan Untuk Pelamar PPPK Guru Tahun 2021.

Saat ini kondisi Pendidikan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja, semua kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan daring atau dilakukan secara online.

Jumlah pengajar di Indonesia saat ini juga sangat sedikit, dikarenakan para ASN di tahun ini banyak yang akan di pensiunkan karena faktor usia.

ASN yang pensiun di tahun ini diperkirakan sekitar 66.999 orang guru yang akan pension, jumlah ini merupakan jumlah yang sangat banyak di bandingkan tahun tahun sebelumnya

Menurut Nadim Anwar Makarim menteri pendiidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi saat ini kondisi pendidikan di indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Indonesia membutuhkan kurang lebih 2,2 juta guru yang harus terjun kelapangan namun kenyataanya di lapangan saat ini hanya terdapat sekitar 1,3 juta guru yang ada tersedia yang terdiri dari ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

kemudian Nadim Anwar Makarim menyebutkan Indonesia membutuhkan guru yang professional dengan kompetensi yang unggul yang menjadi kunci untuk terlaksananya Pendidikan yang berkulitas.

Akibat kekurangan tenaga pendidik yang ada Indonesia pemerintah membuka peluang bagi guru honorer untuk mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tahun 2021, seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 ini di atur dalam peraturan Menpar RB nomor 28 tahun 2021.

Dukungan gaji alokasi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah di pastikan oleh pemerintah melalui kementria keuangan pada dana alokasi umum (DAU), kemudian kemendagri memastikan anggaran gaji bagi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang terpilih dialokasikan pemerintah daerah dalam anggaran pendapatan dan belanjaan daerah (APBD).

Maka dari itu guru honorer yang lulus seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 ini tidak perlu menunggu lama, karena jika sudah dinyatakan lulus maka mereka akan lengsung menuju ketahap pemberkasan NIP pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan setelah SK diterima maka akan mulai digaji.

Dengan adanya program rekrutmen program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 ini pemerintah membantu guru honorer yang ada di setiap sekolah di penjuru Indonesia yang sudah lama mengabdi bertahun tahun untuk mendaptarkan seleksi cpns.

Menteri Pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi menyebutkan bahwa ada 3 tantangan yang harus di hadapi dalam perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pad tahun 2021 ini:

1. Perubahan status dari honorer ke ASN PPPK akan membawa jaminan kesejahteraan ekonomi bagi guru yang meliputi gaji dan tunjangan propesi

2. Perubahan status in akan memungkinkan guru mengikuti program peningkatan kompetensi untuk karir jangka panjang guru

3. Program guru ASN PPPK merupakan alternatif rekrutmen berdasarka dapodik 2021 50% guru honorer yang ada disekolah negeri berusia lebih dari 35 tahun sehingga tidak bisa mengikuti seleksi cpns, program ini merupakan peluang yang sangat besar untuk mereka menjadi ASN

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved