Breaking News:

Darurat Covid 19

Cara Isolasi Mandiri Tinggal Serumah dengan Anak dan Keluarga, Ini Syarat Tempat Tinggal

Tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi yang akan menjalani isolasi mandiri di rumah. Apalagi di rumah itu tinggal anak-anak dan anggota

Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi yang akan menjalani isolasi mandiri di rumah. Apalagi di rumah itu tinggal anak-anak dan anggota keluarga yang lain. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kementerian Kesehatan menyarankan orang positif Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan, melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Contoh pasien Covid-19 dengan gejala ringan adalah mengalami batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi yang akan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Apalagi di rumah itu tinggal anak-anak dan anggota keluarga yang lain.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik.

Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, Dr dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K) menjelaskan, isolasi mandiri di rumah tidak ideal untuk setiap orang.

Selain mempertimbangkan kondisi kesehatan pengidap Covid-19, kondisi tempat tinggal juga perlu diperhatikan

“Kondisi pasien isolasi mandiri di rumah tidak boleh mengalami sesak napas. Atau napasnya lebih dari 24 kali per menit. Atau saturasi oksigen turun di bawah 94 persen. Segera ke klinik atau rumah sakit terdekat,” jelas dia lewat Webinar Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Jumat (3/7/2021).

Baca juga: Lakukan Persiapan Ini Sebelum Vaksin, Setelah Vaksin Hal Ini Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Ini kriteria tempat tinggal yang boleh digunakan untuk isolasi mandiri di rumah :

  1. Di rumah ada ruang atau kamar tersendiri yang terpisah dengan anggota keluarga yang lain.
  2. Tidak serumah dengan kelompok berisiko tinggi seperti kalangan lansia, orang dengan daya tahan tubuh lemah, bayi, komorbid (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dll.)

“Jika tidak memenuhi syarat di atas, segera kontak fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat agar dirujuk ke layanan isolasi atau rumah sakit terdekat,” kata dia.

Cara isolasi mandiri di rumah

Untuk pasien Covid-19, berikut apa saja yang perlu dilakukan ketika isolasi mandiri di rumah:

  1. Buka jendela kamar agar cahaya matahari bisa masuk dan ada sirkulasi udara
  2. Berjemur selama 10-15 menit antara jam 10.00 pagi sampai jam 1 siang.
  3. Gunakan masker saat bertemu keluarga atau orang yang tinggal serumah
  4. Rutin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, atau gunakan hand sanitizer
  5. Olahraga ringan rutin sebanyak 3-5 kali seminggu
  6. Makan bergizi seimbang tiga kali sehari secara terpisah dari orang yang tinggal serumah
  7. Pisahkan dan bersihkan pakaian kotor terpisah dari orang yang tinggal serumah
  8. Bersihkan kamar atau tempat isolasi setiap hari (saat bersih-bersih tetap gunakan masker)
  9. Cuci alat makan sendiri setelah selesai digunakan
  10. Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen setiap pagi dan malam
  11. Tidur di kamar atau ruang yang terpisah dari orang yang tinggal serumah
  12. Minum vitamin C dan D, atau suplemen multivitamin, serta obat sesuai anjuran dokter yang menangani
  13. Jangan lupa jaga kesehatan jiwa dengan banyak berdoa, gunakan waktu isoman untuk me time atau mengerjakan hobi, tetap terhubung dengan keluarga atau sahabat secara daring, dan kurangi bermain media sosial dan melihat berita negatif terkait covid-19
  14. Tidur cukup Lengkapi kebutuhan nutrisi dengan makan makanan yang sehat

Harus dilakukan keluarga atau orang yang tinggal serumah dengan pasien Covid-19 yang tengah isolasi mandiri di rumah:

  1. Turut memeriksaan diri ke dokter dan melapor jika muncul gejala Covid-19
  2. Pakai masker
  3. Rajin cuci tangan dan jangan sentuh wajah
  4. Jaga jarak minimal satu meter dengan pengidap Covid-19
  5. Menghibur yang sakit dan berikan dukungan
  6. Bersihkan perabotan di luar ruang isolasi mandiri yang biasanya sering diakses atau disentuh pasien
  7. Ingatkan pasien untuk minum obat
  8. Selalu buka jendela di rumah
  9. Setiap orang yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah wajib berkonsultasi dengan dokter klinik atau puskesmas yang menangani via telepon atau daring secara berkala.
  10. Jika merasa sesak napas, atau saturasi oksigen turun di bawah 94 persen, atau demam di atas 38 derajat Celsius, segera lapor dokter klinik atau puskesmas yang menangani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved