Breaking News:

Darurat Covid 19

Lakukan Persiapan Ini Sebelum Vaksin, Setelah Vaksin Hal Ini Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Sebelum divaksin, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan. Begitu juga setelah divaksin, Anda perlu mengetahui yang boleh dan tidak bol

Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Edison
Foto vaksinasi massal di Prabumulih. Sebelum divaksin, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan. Begitu juga setelah divaksin, Anda perlu mengetahui yang boleh dan tidak boleh 

TRIBUNSUMSEL.COM-Pemerintah saat ini menargetkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 1 juta orang per hari.

Sejumlah fasilitas kesehatan dikerahkan untuk melaksanakan vaksin massal.

Sebelum divaksin, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan.

Begitu juga setelah divaksin, Anda perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Melansir Facebook Kementerian Kesehatan, sejumlah hal ini boleh dilakukan sesudah dan sebelum vaksin, yakni:

  1. Mimum paracetamol jika demam, menggigil atau pegal-pegal setelah vaksinasi
  2. Cukupi kebutuhan nutrisi sebelum dan setelah vaksinasi
  3. Istirahat yang cukup sebelum vaksinasi
  4. Tetap beraktifitas dan mematuhi protocol kesehatan 3M

Adapun yang tidak boleh dilakukan sebelum dan sesudah vaksin yakni:

  1. Mengabaikan nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid)
  2. Mendatangi tempat pelayanan vaksinasi jika dalam kondisi tidak sehat
  3. Menekan, memijat atau menggosok lokasi bekas suntikan
  4. Menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis yang pertama
  5. Mengabaikan protocol kesehatan 3M sesudah vaksinasi

Baca juga: Tempat Vaksin Covid-19 Gratis di Palembang, Cara Daftar Datang Langsung ke RSMH

Tidak Kebal 100 Persen

Wakil Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto mengingatkan bahwa vaksin tidak membuat seseorang kebal terhadap virus 100 persen.

Sehingga dirinya mengimbau agar para penerima vaksin tetap waspada terhadap penularan virus Covid-19 meski sudah divaksin.

"Ingat, efikasinya 65 persen Sinovac ini. Kalau Pfizer Moderna juga hanya 95 persen. Ya hanya melindungi itu, tidak 100 persen," kata Slamet dikutip dari Kompas.com, Jumat (15/1/2021).

Sehingga pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan waspada meskipun sudah disuntik vaksin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved