Berita Palembang

Pilkada Palembang 2024 Masih 3 Tahun Lagi, Inilah Sosok Ideal Calon Walikota Penerus Harnojoyo

Pilkada Kota Palembang 2024 masih 3 tahun lagi, sosok calon Walikota penerus Harnojoyo sudah ramai tersiar dan menjadi topik hangat dibicarakan.

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI
Diskusi Publik "Pemimpin Ideal Palembang, Siapo ?" di Hotel The Zury Palembang, Sabtu (3/7/2021). Diskusi membahas tentang sosok ideal calon walikota Palembang penerus Harnojoyo. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meski pemilihan kepala deerah Pilkada Kota Palembang 2024 masih 3 tahun lagi, sosok calon Walikota penerus Harnojoyo sendiri sudah ramai tersiar dan menjadi topik hangat untuk terus dibicarakan.

Pemimpin Palembang nanti, dipastikan akan menghadapi tantangan ke depan yang lebih kompleks, mengingat kota Palembang merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Lantas seperti apa sosok pemimpin yang dibutuhkan Palembang ? Salah satunya, seperti yang disampaikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumsel Mgs Saiful Padli.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumsel ini melihat, tantangan pemimpin ke depan lebih kompleks. Salah satunya upaya pengentasan angka kemiskinan yang menyumbang tingkat kemiskinan terbesar bagi provinsi Sumsel.

"Kalau mau berbicara secara jujur, sampai saat ini untuk urusan program dalam membangun Palembang, belum ada yang bisa menggantikan sosok dari seorang Eddy Santana Putra (mantan Walikota Palembang)," kata Syaiful saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik "Pemimpin Ideal Palembang, Siapo ?" Di Hotel The Zury Palembang, Sabtu (3/7/2021).

Maka dari itu, kedepan pemimpin Palembang harus bisa membawa Palembang dengan gagasan dan ide, agar Palembang menjadi kota lebih maju.

"Untuk itu, karena rasa kecintaan dengan Kota Palembang marilah kedepankan ide dan gagasan," ucap Syaiful Padli.

Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar menyebut calon pemimpin, haruslah tahu apa persoalan inti Kota Palembang yang urgen.

"Ini yang menyedihkan ada calon pemimpin yang hendak mencalonkan diri menjadi calon Walikota Palembang justru tidak mengetahui jumlah penduduk dan jumlah kelurahan yang ada di Palembang," sebut Bagindo.

Di kesempatan itu, Bagindo berharap agar meniru sistem demokrasi di Negara Swiss yang membangun sisten dengan pemikiran yang realistis

Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengungkapkan, calon pemimpin Palembang ke depan adalah yang memiliki sense of crisis yang tinggi.

"Terlebih seperti menghadapi masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, terutama Kota Palembang yang mengandalkan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa. Saya bisa memaklumi jika jadi pemimpin Palembang saat ini dilematis. Satu sisi ingin meningkatkan pendapatan daerah tapi disisi lain ingin warganya sehat dan terhindar dari penularan pandemi Covid-19," sebut Giri.

Baca juga: Pengadilan Agama Martapura OKU Timur Tangkap Calo Perkara Cerai, Lakukan Pungli Hingga Rp 8 Juta

Senada disampaikan Sekretaris DPW PAN Sumsel, Joncik Muhammad, yang menyebut Palembang ke depan haruslah memiliki seorang strong leader, dan yang lebih penting haruslah mempunyai ukuran moral yang jelas.

"Palembang dengan jumlah penduduk sekitar 1,8 juta memiliki multi permasalahan. Yang harus diselesaikan, diskusi semacam ini perlu terus dilaksanakan. Yang perlu diingat pemimpin juga tidak melulu harus punya modal banyak, ideal pada integritasnya," pungkas Joncik yang kini menjabat sebagai Bupati Empat Lawang ini.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Sekretaris DPD I Golkar Sumsel Herpanto, Ketua DPC PKB Palembang Sutami Ismail dan perwakilan parpol lainnya.

Ikuti Kami di Google Klik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved