Warga Sungai Menang Dimangsa Buaya
Kesaksian Warga Sungai Menang Lihat Tumiran Dimakan Buaya, Bukan Korban Pertama
Warga yang diterkam buaya bukanlah kali pertama terjadi.Beberapa tahun yang lalu, sempat ada seorang anak kecil yang juga diterkam buaya.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Peristiwa naas menimpa Tumiran (40 tahun) warga Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan yang hilang diterkam buaya, Rabu (23/6/2021) tadi malam.
Menurut keterangan Matlaji yang juga nelayan tambak udang yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Dari informasi diterimanya, korban ini setelah selesai memberi makan udang di tambak.
Kemudian korban naik ke tepian kanal untuk mencuci kakinya yang kebetulan sedang kotor.
"Di saat korban ini mencuci kaki di pinggiran kanal, tiba-tiba tubuhnya ditarik buaya dan langsung membawanya ke tengah kanal," tuturnya kepada Tribunsumsel.com, Kamis (24/6/2021) sore.
"Warga yang saat itu mengetahuinya segera menyampaikan ke warga sekitar, namun hingga kini belum juga ditemukan jenazah," tambahnya.
Dijelaskan Matlaji, kejadian warga yang diterkam buaya bukanlah kali pertama terjadi.
Beberapa tahun yang lalu, sempat ada seorang anak kecil yang juga diterkam buaya, namun jenazahnya dapat ditemukan.
"Saat ini kejadian serupa menimpa Tumiran yang juga diterkam buaya dan hilang tanpa jejak," beber dia.
Diharapkannya, korban yang hilang jenazahnya dapat segera ditemukan untuk dilakukan prosesi pemakaman.
Baca juga: Kronologi Warga Sungai Menang OKI Diterkam Buaya, Diseret Saat Duduk Dipinggir Kanal
Baca juga: Pengamen di Lubuklinggau 3 Kali Ditangkap Polisi Gegara Mencuri, Kecanduan Sabu dan Game Online.
Sebelumnya, kabar seorang pria warga Desa Bumi Pratama mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dikabarkan hilang diterkam buaya membuat geger masyarakat.
Kabar warga yang diterkam buaya ini menjadi viral di sosial media.
Seperti salah satu postingan di akun Facebook @Erpani dengan isi yang menerangkan.
"Kita doakan semoga saudara kami Tumiran, warga Desa bumi pratama Mandira. Semalam sekira pukul 22.00 di seret buaya dan sampe sekarang belum ditemukan mohon do'anya semoga bisa ditemukan," tulisnya melalui akun pribadinya.
Dalam posting itu ditampilkan foto dari warga yang merupakan korban jiwa.