Ditelepon Presiden Karena Ada Pemalakan Sopir, Kapolri Langsung Ancam Para Kapolda dan Kapolres
Ditelepon Presiden Karena Ada Pemalakan Sopir, Kapolri Langsung Ancam Para Kapolda dan Kapolres
TRIBUNSUMSEL.COM - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tampaknya harus kembali dibuat pusing dengan aksi para premanisme.
Bahkan kini, dirinya menegaskan dirinya akan menegur Kapolda dan Kapolres yang belum melakukan penindakan terhadap aksi premanisme dan pungli.
Kapolri juga meminta aksi premanisme dan pungli ini harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggora jajaran Polri di lapangan.
"Kalau belum action (aksi) juga, saya selaku Kapolri yang akan tegur. Ini harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan," kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (12/6/2021).
Selain itu Kapolri mengatakan akan memantau secara langsung para jajarannya dalam penindakan premanisme dan kejahatan lainnya.
Terlebih apabila ada aduan dari masyarakat terkait tindak kejahatan, Kapolri meminta untuk segera ditindak dan diberantas habis.
"Semua polda dan Kabareskrim untuk merespons cepat dan ambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas, tukang palak, pelaku pemerasan, dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya."
"(Mereka harus) segera diberantas habis, saya akan ikuti perkembangan di lapangannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum," ucapnya.
Baca juga: Pengakuan Megawati Soekarnoputri yang Dibuat Pusing Usai Sebut Prabowo Sebagai Sahabat
Baca juga: Sembako Bakal Kena Pajak, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Akan Jauh Dari Kedaulatan Pangan
Polri Ungkap Pungli di Tanjung Priok Capai Rp 6,5 Juta Sehari
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan gerak cepat setelah mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Perintah tersebut disampaikan Jokowi melalui telepon kepada Kapolri pada Kamis (10/6/2021).
Dalam perintahnya, Jokowi meminta Kapolri untuk menindak para pelaku pungli dan premanisme yang ada di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sehari setelahnya, jajaran Polri sudah berhasil menangkap 49 orang pelaku pungli dan premanisme.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan dalam sehari di, PT Greating Fortune Container (GFC), para pelaku bisa mendapatkan Rp 13 ribu dari tiap kendaraan atau truk kontainer.
Sementara dalam seharinya terdapat 500 kendaraan kontainer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rakernis-logistik-polri-di-gedung-rupatama-mabes-polri.jpg)