Breaking News:

Berita Empat Lawang

Empat Lawang Belum Punya Tempat Rehabilitasi ODGJ, Langkah Ini Bakal Dilakukan Pemerintah

Kami berharap akan adanya bentuk kerjasama pemerintah desa dan keluarga pasien agar kemudian bisa kita lakukan pembinaan.

TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial kabupaten Empat Lawang, Rendra Ardiansyah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Jumlah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Empat Lawang masih menjadi persoalan cukup serius.

Salah satunya beberapa waktu yang lalu dikabarkan ada pasien ODGJ asal Desa Simpang Perigi yang menusuk warga Desa Kunduran, Kecamatan Ulu Musi menggunakan senjata tajam hingga tewas.

Kepala Bidang Rehabiltasi Dinas Sosial Empat Lawang, Rendra Ardiansyah mengatakan pihaknya telah memberikan pembinaan terhadap beberapa ODGJ yang ada di kabupaten Empat Lawang.

"Kami telah memberikan pembinaan terhadap ODGJ yang ada di kabupaten Empat Lawang serta beberapa pasien juga sudah kami kirimkan ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang," Kata Rendra Kamis (10/06/2021).

Baca juga: Sekolah di Kabupaten Muratara 100 Persen Siap Belajar Tatap Muka, Disiplin Prokes Diperketat

Baca juga: Target 185 Ribu, Nyatanya Baru 13 Ribu Warga di Lubuklinggau Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kendalanya

Rendra melanjutkan mereka memang masih mendapatkan kendala lapangan seperti belum adanya tempat rehabilitasi khusus di Kabupaten Empat Lawang terkait ODGJ yang masih banyak berkeliaran serta ditambah juga dengan kurangnya kerjasama dengan pihak keluarga pasien ODGJ.

"Untuk ODGJ yang berkeliaran pernah kami pulangkan ke keluarganya namun setelah itu dilepaskan kembali oleh pihak keluarga sehingga berkeliaran lagi. Selain itu untuk ODGJ yang dipasung kami rujuk ke rumah sakit jiwa di Palembang karena memang di Empat Lawang belum ada tempat rehabilatasi dan pembinaan," Ungkapnya.

Terakhir Rendra berharap sekiranya pemerintah desa dan keluarga pasien ODGJ bisa jalin kerja sama untuk kemudian dapat dilakukan pembinaaan terhadap ODGJ.

"Kami berharap akan adanya bentuk kerjasama pemerintah desa dan keluarga pasien agar kemudian bisa kita lakukan pembinaan. Kalau belum ada BPJS atau identitas serta syarat lainnya untuk dilakukan rujukan silakan lpor agar bisa ditindaklanjuti," tutupnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Sahri Romadhon
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved