Breaking News:

Penanganan Corona

Tambah 3 Kasus Positif Baru, Pagaralam Kembali ke Zona Orange, Ini Imbauan Kapolres

Tidak hanya penambahan Dinkes juga mengabarkan bahwa pasien kasus kode 211 dan 212 telah selesai melaksanakan isolasi mandiri dan dinyatakan sehat.

Istimewa
Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Angka Penyebaran Covid-19 di Kota Pagar Alam di bulan Juni 2021 terlihat cukup meningkat dan telah mencapai angka 16 kasus.

Informasi ini disampaikan Dinas Kesehatan Kota Pagaralam tertanggal 7 Juni 2021 setidaknya ada 3 penambahan kasus lagi.

Kali ini Kecamatan Dempo Selatan yang mendominasi dalam penambahan pasien yang pertama dengan kode 219 warga Sukacinta Kelurahan Atung bungsu dan pasien kode 221 yang berdomisili di Bandar, Kance Diwe, sedangkan 1 pasien lagi berasal kecamatan Dempo tengah yaitu pasien kasus 220 warga Desa Sukajadi, Kelurahan Pelang Kenidai.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIk MH mengatakan, Dinkes Kota Pagaralam juga membeberkan ketiga penambahan baru ini sebelumnya telah kontak erat dengan pasien 210 yang sekarang sedang melaksanakan isolasi mandiri.

"Tidak hanya penambahan Dinkes juga mengabarkan bahwasanya pasien kasus kode 211 dan 212 telah selesai melaksanakan isolasi mandiri dan dinyatakan sehat," ujarnya.

Sampai saat data positif covid-19 di Pagaralam berjumlah 221 kasus dengan rincian 17 ODP, 192 selesai pemantauan, dan 12 kasus berakhir dengan meninggal dunia selanjutnya untuk Kota Pagar Alam kembali dinyatakan Zona Orange penyebaran Covid-19.

Baca juga: Mulai 14 Juni, Pemkab OKI Larang Warga Gelar Acara Pesta Hajatan, Batasi Tamu Maksimal 50 Orang

Menyikapi peningkatan ini Kapolres sangatlah menyangkan kurangnya disiplin masyarakat Kota Pagaralam untuk memakai masker dan Prokes lainnya ditambah tidak mengurangi aktifitas di luar rumah yang akan berdampak semakin meningkat penyebaran Covid-19.

"Kemudian aktivitas hajatan juga banyak sekali yang tidak menerapkan Prokes secara benar sehingga dapat menciptakan cluster baru yang apabila selalu dibiarkan dengan serius tidak menutup kemungkinan Kota Pagaralam yang kita sayangi ini akan berubah menjadi Zona Merah Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatera Selatan," katanya.

Kapolres menegaskan, Polres Pagaralam telah melakukan upaya dari mulai himbauan pencegahan dari semua media sosial, online, maupun cetak, pemasangan spanduk dan stiker, menggandeng instansi terkait demi mengembalikan Pagaralam ke zona Kuning.

"Kami berharap Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Pagaralam selalu mendapat dukungan Positif dari warga Kota Pagaralam ini," ungkapnya.(sp/one)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved