Breaking News:

Berita Palembang

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Pastikan Sarana Prokes Siap Sedia

Guru di SDN 24 Palembang di Jalan Way Hitam memperlihatkan sarana dan prasarana Prokes jelang tatap muka yang sudah sangat siap.

TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Kepala SDN 24 Palembang, Siti Zubaidah memperlihatkan sarana prasarana Prokes di sekolah tersebut yang sudah siap untuk pembelajaran tatap muka, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wacana pemerintah yang akan membuka sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas disambut baik oleh semua pihak. Lalu, bagaimana persiapan sekolah menjelang wacana ini.

Dari pantauan Tribunsumsel.com di salah satu sekolah yakni SDN 24 Palembang yang ada di Jalan Way Hitam terlihat sarana dan prasarana jelang tatap muka sudah sangat siap.

Seperti tempat cuci tangan masih terpantau keadaan baik. Airnya ada, sabun ada dan tisu juga ada.

Begitu juga sarana lainnya yakni rambu-rambu jaga jarak, poster himbauan 3M, ruangan kelas pun masih terpantau dalam keadaan bersih.

Kepala SDN 24 Palembang, Siti Zubaidah mengatakan kalau dari pihak sekolah siap saja untuk membuka tatap muka.

"Kami selalu siap, mau besok saja kita siap karena guru kami selalu ada di sekolah," jelasnya, Rabu (9/6/2021).

Terkait sarana, kata dia pihaknya selalu dan rutin memantau prokes yang ada di sekolah sehingga tak terbengkalai.

"Kita sudah antisipasi ini, sejak awal tahun lalu kan kita sudah menyiapkan ini karena ada rencana adanya tatap muka namun tak jadi. Tapi kita tetap menyiapkan prokes ini dengan baik," beber dia.

Ia mengatakan untuk melakukan tatap muka kembali ke persetujuan walisiswa yang menentukan.

"Walaupun pemerintah melalui Gubernur, Walikota, Kepala Dinas sudah mengizinkan namun kalau walisiswa belum setuju juga tidak bisa," ungkap dia.

Makanya, untuk menentukan tatap muka ini walisiswa juga sebagai kunci yang menetukan.

"Namun saat ini kita masih menunggu arahan dari pemerintah. Jika memang akan dilakukan kita akan siap lakukan dengan persetujuan walisiswa yang akan kita minta juga," bebernya.

Bahkan kata dia, saat wacana awal tahun lalu hanya 50 persen walisiswa disini yang setuju tatap muka.

"Bahkan walisiswa menginginkan jika tatap muka berada di zona hijau baru mau, karena mereka masih takut," ungkap dia.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved