Running News Ikatan Cinta
Ikatan Cinta 3 Juni 2021 : Rahasia Nindi Merembet ke Reyna Terbongkar, Rendy Dapati Martin Berbohong
Segmen 1 episode 301 Ikatan Cinta, Kamis (3/6/2021): Tampaknya ujian akan menimpa Aldebaran setelah ini.
Indira justru membolehkan mereka menuju jenjang berikut, menikah, bukan berpacaran.
Erlangga sangat mau, demikian pula Michelle yang sangat riang mendengar restu Indira.
Suasana itu jadi cair dan riang.
Rendy menduga Martin membohonginya karena ada sikap berubah
Sementara Rendy harus kantor redaksi City Style untuk mengambil majalah yang ada Rendy dan Elsa.
Namun, dari belakang ada mobil yang menyalip dengan berbahaya hingga nyaris menabrak Rendy.
Melihat itu, Rendy berusaha mengejar mobil itu.
Ada sosok misterius mengendarai mobil.
Terjadi saling kejar antara mobl Rendy dan Ricky.
Mobil itu sudah sampai, tetapi hampir menabrak penjual makanan sehingga Rendy harus menghentikan putaran mobil dengan cepat.
Sayang sekali, Rendy tak dapat mengejar mobil itu.
Kembali, Rendy sudah sampai di kantor majalah City Style, meski sempat melihat mobil yang lecet parah.
Namun, Rendy melihat mobil Ricky yang menyerempetnya secara heran.
Ketika menuju ke ruang resepsionis buat menemui edisi 2016.
Namun permintaan itu tertunda saat seorang perempuan berambut keriting menanyakan soal rapat.
Dia mengatakan tak usah datang jika menanyakan rapat.
Tiba-tiba Rendy menyampaikan niatnya tetapi seperti mengenalnya.
Ternyata perempuan berambut bergelombang itu adalah Jennifer, teman Rendy.
Maka, Jennifer meminta Rendy menunggu karena harus ada rapat sebentar.
Tak lama, Jennifer datang selesai rapat.
Karyawan Jennifer membawakan tumpukan majalah City Style edisi 2016 kepada Rendy.
Jennifer menanyakan soal temuannya, Rendy berkata tidak ada.
Jennifer menyebut mungkin itu majalah lain.
Dari situ, Rendy menduga sikap Martin berubah.
Awalnya mau bekerja sama, kini malah menutupi-nutupi seraya menduga berbohong.
Maka, Jennifer meminta Rendy mengingat nama majalah lain agar nanti akan menanyakan kepada teman-teman seredaksi.
Sebelum Rendy menanyakan kontak, Jennifer menyerahkan kartu nama.
Ketika mengantarkan ke parkiran, Rendy baru menyadari itu mobil Jennifer yang menyerempetnya.
Jennifer beralasan sedang terburu-buru.
Sempat mau mengganti, tetapi Rendy tak memasalahkan.
Akhirnya Rendy pulang.
Huru-hara ke sekian kalinya akan muncul
Lalu di sekolah, Reyna sudah selesai sekolah.
Reyna belajar membuat tiga tangkai bunga.
Bunga buatan Reyna itu buat Surya, Roy, dan Nindi.
Mendengar itu, Rossa menyebut Reyna peri kecil.
Rossa mau mengajak Al dan Andin untuk memberikan bunga itu.
Sebelum itu, Rossa menelepon Al.
Di kantor, Al berada di wastafel kamar mandi untuk mencuci tangannya.
Tetapi, saat mengambil ponsel dari kantong, tiba-tiba kakinya terpeleset sehingga ponselnya terjatuh ke lubang jamban.
Jijik, Al memilih keluar kamar mandi.
Setelah itu, Felicia memberitahukan rapat kepada Al.
Al pun meminta Felicia memberitahukan office boy mengambil ponselnya yang terjatuh dan mengeringkannya.
Wajarlah jika Rossa tak dapat menghubungi Al, meski terpikir heran.
Maka, Rossa pun menghubungi Andin yang baru selesai mengajar.
Andin lega selesai mengajar pertama kali setelah libur dan hanya satu kelas.
Lalu, Rossa mengatakan kepada Andin lewat saluran telepon untuk mengajak berziarah ke makam Hartawan, Roy, dan Nindi.
Andin mengiyakan, lalu Rossa akan menjemput Andin.
Mendadak Mirna merasa ada masalah baru karena Andin tak tahu makam Nindi kosong, sedangkan dirinya menjaga rahasia atas perintah Al.
Masalah akan memburuk jika Andin dan Rossa mendatangi ke sana.
Sementara menunggu jemputan dari Rossa, Andin menghubungi Al.
Tetapi tak tahu ponsel Al terjatuh di lobang jamban.
Ketimbang dianggap tak memberitahu, Andin mengirimkan chat ke ponsel Al.
Sejurus kemudian, Rossa menjemput Andin.
Pikiran Mirna kusut jika ada petugas makam yang memberitahukan soal makam kosong itu kepada Al.
Manakala Mirna mengabari kepada Al, pesannya centang satu.
Ini merisaukan Mirna.
Sewaktu menuju ke makam, tiba-tiba Andin mengalami mual-mual.
Sebenarnya Mirna dan Rossa minta putar balik, tetapi Andin mengatakan tak apa.
Di balik itu, Mirna bingung dengan balasan Al yang belum terbaca.
Rapat Al dengan manajer sudah selesai, lalu Felicia mengatakan ponsel Al sudah diambil dan dikeringkan oleh office boy.
Kini ponsel Al sudah diletakkan di meja ruang kerja Al.
Rossa dan Andin sudah sampai di makam.
Andin mau mengganti pelapis kaki dengan sandal agar tak terpeleset.
Sempat mau membeli sendiri, Mirna yang membeli sandal buat Andin sambil memeriksa chat kepada Al.
Masih belum dibaca Al.
Sehabis mengganti dengan sandal jepit, Andin mau membeli bunga tabur.
Tak lama, Felicia datang membawakan berkas untuk ditandatangani.
Niat Al melihat ponselnya tertunda.
Padahal, ada hal penting yang akan jadi masalah terkini Al.
Bersambung ke segmen 2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ic-301-segmen-1.jpg)