Dikukuhkan Herman Deru, 3 Poin Pokok yang Harus Segera Dijalankan Pengurus Karang Taruna Sumsel
Masih kata Deru, apalagi ini dimasa pandemi, yang baru saja terkontraksi baik masalah kesehatan, ekonomi di masyarakat, yang mengakibatkan aktivitas s
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengukuhkan kepengurusan Karang Taruna Provinsi Sumsel masa bakti 2020-2025 di Griya Agung.
Pengukuhan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Karang Taruna Nasional (PNKT), Didik Mukrianto dan juga beberapa Bupati/Walikota yang ada di Sumsel.
"Ada tiga poin pokok yang harus segera dilaksanakan oleh pengurusan yang baru," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan kata sambutan, Sabtu (29/5/2021).
Tiga poin pokok yaitu, pertama inventarisasi masalah sosial dan kepemudaan. Kedua harus berkonsolidasi, tidak ada keputusan sendiri tapi keputusan kolektif.
"Karena ini organisasi yang terhormat dan isinya orang-orang yang intelektual. Artinya harus menentukan konsolidasi. Lalu yang ketiga, baru solusi. Kita akan menyelesaikan masalah sosial," kata Deru.
Masih kata Deru, apalagi ini dimasa pandemi, yang baru saja terkontraksi baik masalah kesehatan, ekonomi di masyarakat, yang mengakibatkan aktivitas sosial terekduksi. Mudah-mudahan ini organisasi bisa dicontoh oleh organisasi lainnya.
"Karang taruna harus jadi organisasi yang solutif, pemuda-pemudanya harus berkarya dan berkontribusi untuk daerahnya," katanya.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Sumsel Yudha Novanza Utama mengatakan, akan segera merealisasikan tiga poin yang diinstruksikan gubernur.
"Karang taruna di Sumsel ini cukup banyak. Kami belum punya data untuk Sumsel, daerah lain masih dikonsolidasikan. Khusus di Kota Palembang saja ada 3.000," kata Yudha.
Menurut Yudha, kalau semua anggota mau dibikin KTA tentunya memerlukan biaya yang besar. Untuk itu nantinya akan dicari solusinya terlebih dahulu, mungkin bisa dengan cara mencari mitra seperti perbankan dan lain-lain.
"Lalu untuk masalah pengangan Covid-19 di Sumsel. Untuk 3M (Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak) sudah diterapkan. Jadi kita bantu untuk sosialiasi agar masyarakat lebih disiplin menerapkan 3M," katanya.
Sedangkan Ketua Umum Pengurus Karang Taruna Nasional (PNKT), Didik Mukrianto menambahkan, Karang Taruna ini tidak bergerak di area politik tapi lebih mengentaskan permasalahan sosial di negeri ini termasuk Sumsel.
"Tentunya pengentasan sosial ini tidak bisa kami lakukan sendiri, tanpa berkepihakan seluruh pihak termasuk stakeholder yang paling tinggi seperti pemerintah, termasuk pemerintah daerah," katanya.
Menurut Didik, Karang Taruna akan terus jadi satu bagian yang tak terpisahkan untuk mengentaskan masalah sosial. Untuk itu diharapkan bimbingan dari gubernur demi terciptanya Sumsel Maju Untuk Semua.
"Kepada pengurus yang lama terimaksih atas pengabdian nya, kepada pengurus yang baru terus menguatkan Karang Taruna dan mampu menghadirkan karya terbaik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/karang-taruna-sumsel-dikukuhkan.jpg)