Berita Palembang
Klaster Keluarga dan Pekerjaan Bikin Lonjakan Kasus Covid-19, Prokes Kendor Jadi Penyebab
Dikatakan Sisi, sebab melonjaknya Covid-19 di Palembang dikarenakan mobilitas masyarakat yang meningkat diiringi dengan kendornya penerapan protokol k
TRIBUNSUMSEL.COM -- Penambahan kasus covid-19 di wilayah kota Palembang masih terus bertambah.
Hal ini diakui Plt Kepala Dinas Kesehatan Palembang, dr Fauziah Mkes tidak menampik adanya indikasi kasus Covid-19 di Palembang melonjak.
Dikatakan Dr Fauziah, sebab melonjaknya Covid-19 di Palembang dikarenakan mobilitas masyarakat yang meningkat diiringi dengan kendornya penerapan protokol kesehatan.
"Peningkatan penambahan pasien Covid-19 ini ada dua klaster, yaitu klaster dalam keluarga dan klaster pekerjaan," katanya, Minggu (23/5/2021) lalu dikutip dari Sripoku.com
Ia menjelaskan, klaster dalam keluarga yaitu adanya aktivitas salah seorang dalam keluarga yang memiliki mobilitas tinggi di luar rumah
dan menularkan kepada orang serumah.
"Ini terlihat dari data pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kita
tidak ditemukan RT dengan zona merah dan orange. Karena memang penularannya terjadi dalam satu rumah," katanya.
Lalu, klaster pekerja yaitu adanya kewajiban pekerja swasta yang akan kembali bekerja di perusahaan dilakukan tes.
Bila dinyatakan positif akan dilakuakn tracing dan testing ke keluarga yang tinggal serumah. Ini memungkinkan terdapat 3-4 orang yang tertular positif Covid-19.
Sementara itu dari update terbaru senin 24 Mei 2021kemarin, kasus COVID-19 di kota palembang kasus COVID-19 bertambah 88 kasus dengan total 12.073
Kemudian Suspek bertambah 7 kasus dengan total 30.720 Probable 157,
Kontak Erat bertambah106 kasus dengan total 9.592 Sembuh bertambah 52 orang dengan total 10.822
Meninggal bertambah 5 orang dengan total Total 542 orang , dan total discarded kasus Suspek 20.156 Kasus Aktif konfirmasi 709 kasus.
ingat selalu menerapkan 5 S, yakni selalu menjaga Jarak aman minimal 1 meter dan menghindari kerumunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/varian-corona-b1617-dari-india-masuk-sumsel-pengambilan-spesimen-januari-2021.jpg)