Berita Palembang

Klaster Keluarga dan Pekerjaan Bikin Lonjakan Kasus Covid-19, Prokes Kendor Jadi Penyebab

Dikatakan Sisi, sebab melonjaknya Covid-19 di Palembang dikarenakan mobilitas masyarakat yang meningkat diiringi dengan kendornya penerapan protokol k

Editor: Moch Krisna
(SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA/KOMPAS.COM)
Ilustrasi Virus Corona. Varian Corona B1617 dari India Masuk Sumsel, Pengambilan Spesimen Januari 2021 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Penambahan kasus covid-19 di wilayah kota Palembang masih terus bertambah.

Hal ini diakui Plt Kepala Dinas Kesehatan Palembang, dr Fauziah Mkes tidak menampik  adanya indikasi kasus Covid-19 di Palembang melonjak.

Dikatakan Dr Fauziah, sebab melonjaknya Covid-19 di Palembang dikarenakan mobilitas masyarakat yang meningkat diiringi dengan kendornya penerapan protokol kesehatan.

"Peningkatan penambahan pasien Covid-19 ini ada dua klaster, yaitu klaster dalam keluarga dan klaster pekerjaan," katanya, Minggu (23/5/2021) lalu dikutip dari Sripoku.com

Ia menjelaskan, klaster dalam keluarga yaitu adanya aktivitas salah seorang dalam keluarga yang memiliki mobilitas tinggi di luar rumah

dan menularkan kepada orang serumah.

"Ini terlihat dari data pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kita

tidak ditemukan RT dengan zona merah dan orange. Karena memang penularannya terjadi dalam satu rumah," katanya.

Lalu, klaster pekerja yaitu adanya kewajiban pekerja swasta yang akan kembali bekerja di perusahaan dilakukan tes.

Bila dinyatakan positif akan dilakuakn tracing dan testing ke keluarga yang tinggal serumah. Ini memungkinkan terdapat 3-4 orang yang tertular positif Covid-19.

Sementara itu dari update terbaru senin 24 Mei  2021kemarin, kasus COVID-19 di kota palembang kasus COVID-19 bertambah  88 kasus dengan total 12.073

Kemudian Suspek bertambah 7 kasus dengan total 30.720 Probable 157,

Kontak Erat  bertambah106  kasus dengan total 9.592 Sembuh bertambah 52 orang dengan total 10.822

Meninggal bertambah 5 orang  dengan total Total 542 orang , dan total discarded kasus Suspek 20.156 Kasus Aktif konfirmasi  709 kasus.

ingat selalu menerapkan 5 S, yakni selalu menjaga Jarak aman minimal 1 meter dan menghindari kerumunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved