Berita Muratara

Kapolres Muratara Ajak Kades Jaga Kamtibmas, Ingatkan Jangan Blokade Jalinsum

Kapolres Musi Rawas Utara (Muratara), AKBP Eko Sumaryanto membangun komunikasi dan silaturahmi dengan pemerintah desa.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto mengingatkan warga tidak melakukan blokade jalan lintas sumatera (jalinsum) muratara. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kapolres Musi Rawas Utara (Muratara), AKBP Eko Sumaryanto membangun komunikasi dan silaturahmi dengan pemerintah desa.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara bergulir ke tujuh kecamatan di Kabupaten Muratara," kata Eko Sumaryanto kepada wartawan, Jumat (21/5/2021). 

Eko mengatakan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas) butuh dukungan dari semua pihak.

Mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, dusun hingga tokoh masyarakat, pemuda, serta pemuka agama dan adat. 

"Pembangunan dimulai dari desa, bagaimana agar desa kita maju dan sejahtera, salah satunya dengan menjaga keamanan, kedamaian di desa," kata Eko.

Baca juga: LPPAS Muratara Bergerak Terus, Amankan 2 Perahu Lengkap dengan Alat Setrum Ikan

Dia juga meminta kepada seluruh kepala desa agar mengingatkan warganya agar tidak memblokade Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). 

"Tidak boleh menutup jalan, karena itu mengganggu ketertiban umum, melanggar hukum," tegas Eko. 

Sementara itu, Ketua Forum Kepala Desa se-Kabupaten Muratara, Amir menyatakan akan membantu kepolisian dalam menjaga Kamtibmas di desa.

Dia juga mendukung penuh aturan yang sudah ditetapkan pemerintah daerah, terlebih soal larangan pesta malam yang lagi heboh saat ini.

"Kami meminta maaf ke seluruh pihak mengenai insiden pemblokadean Jalinsum di desa kami beberapa waktu lalu," kata Amir, Kepala Desa Karang Anyar.

Baca juga: Warga di Muratara Heboh Banyak Temukan Babi Hutan Mati Hingga Membusuk

Mantan Ketua Forum Kepala Desa se-Kabupaten Muratara, Taufik Haris menyatakan sangat mendukung pelarangan pesta malam. 

Menurut dia, kebijakan Pemkab Muratara tersebut merupakan sebuah misi penyelamatan moral generasi anak bangsa. 

"Karena dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya pesta malam sangatlah besar ketimbang dampak positifnya," ujar dia. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved