Breaking News:

Tindakan Tegas Kapolda Lampung, Copot Kapolsek Gegara Pesta Orgen Tunggal Dihadiri Ratusan Orang

Kapolda mencopot jabatan Kapolsek Semaka Iptu Pambudi Raharjo karena kegiatan halalbihalal dengan hiburan organ tunggal, Sabtu (15/5/2021)

Dok Polda Lampung
Polisi membubarkan pesta orgen tunggal yang dihadiri ratusan orang di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (15/5/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAMPUNG-Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengambil tindakan tegas buntut pesta orgen tunggal yang dihadiri ratusan orang di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus.

Kapolda mencopot jabatan Kapolsek Semaka Iptu Pambudi Raharjo karena kegiatan halalbihalal dengan hiburan organ tunggal, Sabtu (15/5/2021).

Pambudi kini dimutasi untuk bertugas di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Lampung.

Pemindahan tugas dalam rangka hukuman itu disebutkan dalam Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor ST/263/V/2021 tanggal 15 Mei 2021.

“Benar, Kapolda telah mengganti Kapolsek Semaka. Itu sebagai bentuk punishment kepada aparat kepolisian karena dianggap tidak mampu mengendalikan masyarakatnya dalam situasi pandemi Covid-19,” kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangan pers, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Direktur RSUD Ogan Ilir Diganti, Bupati Panca Wijaya Akbar Harapkan Pelayanan Kesehatan Makin Baik

Surat tertanggal 15 Mei 2021 yang ditandatangani Karo SDM Kombes Endang Widowati itu juga menunjuk AKP I Ketut Gister sebagai Kapolsek Semaka, menggantikan Iptu Pambudi Raharjo.

I Ketut Gister sebelumnya adalah Kasubbagbinops Bagops Polres Tanggamus Polda Lampung.

Pandra menambahkan, Kapolda Lampung juga memerintahkan agar penyelenggara organ tunggal tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Sebab, bukannya membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19, akibat adanya hiburan organ tunggal tersebut malah terjadi kerumunan lebih kurang 800 warga di lokasi," kata Pandra.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di aplikasi jejaring pertemanan lantaran menampilkan upaya pembubaran paksa sebuah acara.

Dalam video berdurasi 11 detik itu, aparat kepolisian bahkan terlihat melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan kerumunan warga.

Belakangan diketahui bahwa acara itu diselenggarakan di wilayah Pekon (Desa) Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved