Breaking News:

Berita Muba

Tak Puas Kuras Harta Pasutri, Perampok di Muba Berniat Rudapaksa Istri Tapi Gagal, Ini Pengakuannya

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, begitulah ungkapan yang pas dialami oleh pasutri A (18) dan sang suami G, warga Babat Supat Kabupaten Muba

Editor: Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU -Sudah jatuh tertimpa tangga pula, begitulah ungkapan yang pas dialami oleh pasutri A (18) dan sang suami G, warga Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba.

Di penghujung Ramadhan mereka menjadi korban pencurian yang dilakukan Ardi (41) seorang buruh tani.

Tak sampai disana, usai menguras harta korban, pelaku juga melakukan tindak asusila dengan mencoba merudapaksa Istri korban.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK melalu Kasat Reskim AKP Ali Rojikin,SH mengatakan, kejadian bermula Selasa (11/5/2021) sekira pukul 02.00 WIB di rumah kebun karet Dusun 1 Desa Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba.

Baca juga: Aksi Tak Terduga Camat Bayung Lencir Muba Saat Lebaran, Buat Nakes RSUD Terharu

Tersangka masuk ke rumah korban menggunakan tangga, naik membuka jendela dari sela-sela dinding papan lalu masuk ke dalam rumah dan mematikan lampu.

"Kemudian tersangka membangunkan kedua korban pasutri tersebut dengan ucapan 'Hei Bangun', lalu mengancam menggunakan sebilah pisau sambil berkata 'Diam'," ujar Ali Rojikin, Minggu (16/5/21).

Kemudian tersangka mengikat kedua tangan dan kaki G dengan tali dan menutup mata dengan kain handuk.

Tak hanya itu, tersangka juga mengikat tangan A dengan tali ke depan, menutup mata dan mulut dengan kain. 

Korban berusaha untuk berteriak , namun tersangka mengancam dengan sebilah pisau dan berkata 'Diam Aku cuma ambil barang sama HP'.  Kemudian tersangka memperkosa A. 

"Sayangnya, saat hendak melancarkan aksinya, tersangka yang berada di bawah pengaruh sabu ini tak berhasil memperkosa korban lantaran lemah syahwat," ungkapnya.

Setelah selesai melakukan perbuatannya Tersangka mengambil 1 unit HP merk OPPO A12 warna biru,1 power bank merk IM warna abu-abu.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp3 juta.

“Pada Sabtu (15/5/2021) sekira pukul 01.00 WIB setelah mendapat informasi tentang identitas dan keberadaan tersangka, selanjutnya Personil Polsek Babat Supat dan Tim Buser Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Muba dan  Kanit Reskrim Polsek Babat Supat melakukan penangkapan Tersangka di rumahnya di Dusun 1 Desa Babat Ramba Jaya Kecamatam Babat Supat, Muba,”ungkapnya.

Baca juga: Dihari Raya Idul Fitri Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri Kenakan Gambo Muba

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Muba guba dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka kita kenakan pasal 289 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, karena telah melakukan aksi perampokan dan pemerkosaan,”tegasnya. 

Sementara itu, Ardi mengakui bahwa ia melakukan perbuatan tersebut karenda desakan ekonomi sehingga masuk mencuri.

Namun, melihat istri korban sehingga muncul niat ingin memperkosa.

“Saya sudah buka bajunya pak, tapi karena tidak menyala sehingga tidak jadi. Saya tempelin saja, lalu saya pergi,”ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved