Viral Bocah Lelaki Dianiaya Pria Dewasa

Viral Oknum Pria Diduga Dosen Pukul Bocah Lelaki, Datangi Rumah Korban, Bukan Minta Maaf Malah Marah

dia sempat datang ke rumah dan seperti orang marah. Ya kenapa harus seperti itu. Intinya kami tetap akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Tayang:
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
M Sidik (35) ayah MF (12) bocah korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum dosen. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - MF (12) bocah kelas 5 SD di Palembang jadi korban kekerasan yang videonya viral di sosial media.

Pelaku adalah seorang pria diduga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas swasta Palembang.

"Iya, saya denger dari tetangga memang dia (pelaku) itu dosen," ujar M Sidik (35) ayah MF saat ditemui dikediamannya di Jalan KH A Dahlan Lorong Husin Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sabtu (15/5/2021).

Tindak kekerasan itu terjadi di dekat gedung SD swasta yang tak jauh dari tempat tinggal korban dan pelaku.

Sidik menuturkan, akibat kekerasan yang dilakukan pelaku, anaknya mengalami sejumlah luka.

Diantaranya lebam di dekat mata, bekas cekikan di leher kiri dan kanan serta gusi dan bibir berdarah akibat dibenturkan di tembok oleh pelaku.

"Wajar saya kesal, tindakannya itu sudah melebihi batas. Harusnya tidak seperti itu bersikap ke anak-anak," ujarnya.

Atas hal tersebut, Sidik bersama sang istri akhirnya membuat laporan kepolisian di Polrestabes Palembang.

Mereka juga sudah melakukan visum untuk memperkuat laporan yang dibuat.

"Sampai saat ini belum ada itikad baik dari pelaku. Tapi kata anak saya, dia sempat datang ke rumah dan seperti orang marah. Ya kenapa harus seperti itu. Intinya kami tetap akan membawa persoalan ini ke ranah hukum," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya masyarakat Kota Palembang dihebohkan dengan viralnya video kekerasan yang dilakukan seorang pria dewasa terhadap seorang anak kisaran usai sekolah dasar (SD).

Tangkap layar rekaman CCTV yang viral di sosmed aksi kekerasan oleh seorang pria terhadap seorang bocah laki-laki diduga di Palembang, Sabtu (15/5/2021).
Tangkap layar rekaman CCTV yang viral di sosmed aksi kekerasan oleh seorang pria terhadap seorang bocah laki-laki diduga di Palembang, Sabtu (15/5/2021). (TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Dari informasi yang beredar, disebutkan bahwa lokasi kejadian berada di kawasan Talang Semut Kota Palembang.

Kejadian itu terekam kamera CCTV dan tersebar luas di sosial media.

Dalam rekaman, terlihat seorang perempuan diduga teman korban berlari ketakutan.

Kemudian muncul seorang pria dewasa menggunakan kaos merah, celana hitam panjang dan helm dan masker putih, tampak menarik paksa tubuh seorang bocah laki-laki.

Bocah berkaos putih itu terlihat meronta berupaya melepaskan diri dari cengkraman pria tersebut.

Namun upaya korban sia-sia dan pelaku tetap bisa menariknya.

Setelah ditarik, tubuh korban kemudian dibenturkan ke dinding. Tangan pelaku tampak terus menekan kepala dan leher korban.

Kemudian pelaku melepas cengkramannya pada korban dan terlihat marah-marah pada seseorang yang tak terekam kamera CCTV.

Sementara korban terlihat berjalan pincang dan meringis kesakitan akibat tindakan kasar yang diterimanya.

Tak butuh waktu lama, aksi pria dewasa tersebut menuai kecaman dari para netizen.

Banyak yang menyangkan tindak kekerasan tersebut.

Seperti yang dituliskan netizen diakun instagram @palembangbedesau.

"Cepat ditangkap pak," tulis akun @shilashila54.

"Ya Allah," tulis akun @papak1. bhie.

Ikuti Kami di Google Klik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved