Breaking News:

11 Tata Tertib Penyelengaraan Salat Ied di Masa Pandemi

Berdasarkan surat edaran bersama pemerintah kota Palembang dengan Kementrian Agama Kota Palembang

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/M SYAHBENI
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Berdasarkan surat edaran bersama pemerintah kota Palembang dengan Kementrian Agama Kota Palembang, pelaksanaan sholat ied di masjid/mushollah boleh dilakukan jika berada di zona kuning dan hijau dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Kemenag Kota Palembang, Deni Priansyah mengatakan pemerintah dan Kemenag tak melarang sholat ied namun jika berada di zona merah dan zona orange dihimbau untuk melaksanakan sholat di rumah.

"Jika berada di zona berisiko rendah boleh sholat di masjid/mushollah namun kapasitas hanya 50 persen," jelas dia, Selasa (11/5/2021).

Tata Tertib Penyelengaraan Salat Ied di masa Pandemi :

1. Pengurus/pengelola dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai yang diketahui oleh kepala KUA Kecamatan dan Ketua Satuan Gugus Tugas Kecamatan COVID-19: 

2. Jumlah 50 perseb dari kapasitas masjid/mushala dan lapangan

3. Menyediakan tempat cuci tangan 

4. Jamaah memakai masker

5. Menyediakan alat ukur suhu tubuh

6. Menjaga jarak antar jamaah minimal 1 (satu) meter

7. Menghindari kerumunan
8. Mengurangi mobilitas dan interaksi

9. Tidak bersalam-salaman atau melakukan kontak fisik

10. Mempersingkat rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Fitri, dan 

11. Membawa perlengkapan shalat dan sajadah dari rumah masing-masing. 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved