Breaking News:

Berita Lahat

Pemkab Lahat Kembali Temukan Nisan Kuno Terkubur di Kebun Warga, Ada Pahatan Relief

Panoramic of Lahat bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, kembali menemukan sejumlah benda kuno di Desa Muara Cawang, Lahat.

SRIPO/EHDI
Panoramic of Lahat bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, kembali menemukan sejumlah benda kuno di Desa Muara Cawang, Kecamatan Lahat Selatan, Lahat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Panoramic of Lahat bersama Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, kembali menemukan sejumlah benda kuno di Desa Muara Cawang, Kecamatan Lahat Selatan, Lahat.

Penemuan sendiri bermula adanya informasi warga Muara Cawang H Muhammad Juni, yang mengaku jika di desanya tersebut terdapat nisan kuno berelief pahatan di kebun milik keluarga.

Temuan itu lantas disampaikan ke Ketua Panormic Of Lahat, Mario Andramartik

Mario yang juga menjabat sebagai staf ahli Bupati Lahat, Bidang Pariwisata menjelaskan, Desa Muara Cawang berjarak 9 km atau 20 menit dari pusat Kota Lahat.

"Pertama kami melihat seonggok batu besar dan di tengahnya terdapat sebuah lubang besar dengan ukuran 34 cm dan dalam 46 cm, batu ini dapat kami identifikasi sebagai lumpang batu,"ujar Mario, Jumat (7/5).

Dilanjutkanya, menurut cerita H. Muhammad Juni tak jauh dari lumpang batu ini sekitar 5 meter ada batu datar dan arca berbentuk kerbau akan tetapi kedua benda tersebut telah ditimbun dan diatasnya telah berdiri rumah beton permanen.

Sekitar 20 meter dari lumpang batu juga ada dua onggok batu yang biasa disebut trilith atau batu formasi 3. Tetapi sangat disayangkan keduanya telah hilang karena batunya dijadikan untuk membangun rumah.

"Nah selanjutnya kami menuju 2 nisan kuno berelief yang diceritakan dari awal oleh H Muhammad Juni. Ketika kami berada di belakang bangunan PAUD kami temukan batu megalit yang kami identifikasi sebagai bakal lumpang batu karena batu datar ini sudah terlihat pahatan sepertinya bakal lumpang batu lalu sekitar 5 meter dari bakal lumpang batu kami temukan lagi nisan batu yang tergeletak,"kata Mario.

Tak cukup di situ, terdapat nisan kuno berelief yang berjarak sekitar 20 meter dari lumpang batu. Kemudian dua nisan kuno berelief yang berada lebih tinggi dari dataran di sekitarnya jadi seperti punden.

Kedua nisan berelief pada kedua sisinya dan motif dari kedua nisan inipun berbeda dan yang lebih mengejutkan motif ini berbeda dengan motif nisan berelief yang pernah ditemukan sebelumnya.

Tak jauh dari nisan berelief ini juga ada 2 monolit. Ketika hendak meninggalkan area nisan ada satu batu nisan di antara semak belukar kemudian kami bersihkan ternyata ada 6 batu nisan berbentuk menhir.

"H Muhammad Juni masih mengajak kami utk melihat batuan lainnya ternyata masih ada lagi 1 trilith di tepi jalan setapak dan 1 batu datar di dalam semak belukar," sampainya. (sp/ehdi)

Ikuti Kami di Google Klik

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved