Breaking News:

Larangan Mudik

KA Tebing Tinggi Empat Lawang Masih Layani Perjalanan Jarak Jauh, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Memasuki masa larangan mudik lebaran 1442 H, masyarakat masih diperkenankan untuk menggunakan kereta api jarak jauh.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/SAHRI
Suasana stasiun kereta api Tebing Tinggi, kabupaten Empat Lawang, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Memasuki masa larangan mudik lebaran 1442 H, masyarakat masih diperkenankan untuk menggunakan kereta api jarak jauh.

Tetapi memang harus melalui serangkaian persyaratan tertentu yakni termasuk pada kategori masyarakat dalam pengecualian. Salah satunya adalah untuk kepentingan perjalanan dinas.

Kepala Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang Septo mengatakan, bagi pegawai di instansi pemerintahan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta TNI/Polri wajib menyertakan surat izin perjalanan tertulis.

Surat tersebut harus dilengkapi tanda tangan pejabat setingkat Eselon II dan identitas diri calon pelaku perjalanan. Kemudian untuk pegawai swasta juga wajib melampirkan surat izin perjalanan tertulis yang disertai tanda tangan dari pimpinan perusahaan.

Bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum non pekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan dari Kepala Desa atau Lurah asal.

"Perjalanan memang tidak dihentikan karena bisa menghambat aktivitas masyarakat. Misal jika masyarakat yang sedang sakit mau melakukan pemeriksaan bahkan jika sampai semua jalur perjalanan dihentikan total maka akan berakibat buruk," ungkap Septo, Kepala Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi, Kamis (6/5/2021).

Sementara itu untuk para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak kepentingan non mudik juga tetap wajib memiliki surat perjalanan. Selain itu juga harus tetap menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal perjalanana kereta api.

“Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas, karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik,” tutup Septo.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved