Suami Bunuh Istri di Muaraenim
Pengakuan Rizal, Suami yang Bunuh Istri Pakai Tombak di Muaraenim
Rizal (31) warga Talang Ubi Pali yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Yeti Septarini (26) yang tak lain adalah istrinya sendiri.
Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Rizal (31) warga Talang Ubi Pali yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Yeti Septarini (26) yang tak lain adalah istrinya sendiri mengaku pasrah dan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya terhadap sang istri.
Saat ditemui Tribunsumsel.com di Polsek Gunung Megang,Rabu,(5/5/2021) Rizal yang mengenakan kaos oblong tersebut tampak pasrah dan hanya bisa tertunduk menyesali perbuatannya telah menghabisi nyawa istri ketiganya tersebut.
"Saya menyesali perbuatan saya, saya sayang sama dia (Korban.red) cuma saya terpancing emosi dan khilaf sehingga bisa berakhir seperti saat ini,"ungkapnya.
Dijelaskannya bahwa Yepi Septarini adalah istri ketiganya yang dinikahinya tahun 2019 silam.
"Sebelum menikah dengannya saya sudah dua kali menikah,istri pertama saya cerai dan punyai anak 1 perempuan, dan istri kedua saya tidak saya cerai namun kami tidak saling perdulikan lagi, dia tidak minta nafkah sama saya, dan sayapun tidak menafkahinya, dengan yang kedua saya punya satu anak juga yakni anak laki-laki,"katanya.
Baca juga: Breaking News: Suami Bunuh Istri di Muaraenim, Ribut Lalu Hujamkan Tombak ke Kepala
Dikatakannya bahwa saat menikahi korban, korban statusnya janda anak dua, pertemuan pelaku dan korbanpun dilatari dari media sosial Facebook.
"Dia yang mengajak saya menikah, dan dari pernikahan kami,kami dikaruniai 1 orang anak laki-laki yang saat ini berusia 1 tahun,awal pernikahan, rumah tangga kami sangat harmonis, kami punya perjanjian, bahwa saya siap menerima anak yang ia bawa dan saya anggap seperti anak sendiri dan dia juga harus mau menerima dan merawat ibu saya yang sudah tua,"katanya.
Namun lanjutnya setelah memiliki anak, sikap dan prilaku korbanpun mulai berubah.
"Awalnya ada SMS masuk ke Hp saya, dan nanya saya dimana, itu SMS dari pacar teman, yang sebelumnya pinjam hp saya untuk menghubungi pacarnya, dikira istri saya, saya yang selingkuh, dan itu sudah saya jelaskan padanya bahwa saya tidak selingkuh,semenjak saya menikah dengan dia,saya tidak pernah lagi macam-macam diluaran apalagi mau selingkuh,"katanya.
Tak hanya itu saja,lanjutnya prilaku korbanpun terhadap ibu pelaku berubah dan mudah cemburu terhadap ibunya.
" Padahal kami sudah punya perjanjian,namun tidak ia perdulikan,bahkan pernah ia kabur dari rumah dan membawa semua pakaian saya, bahkan saya dapat informasi dari keluarga,istri saya mau menjual anak saya, sejak itulah karena saya takut akhirnya anak kamipun pada umur 3 bulan,
kami titipkan dengan ayuk sepupu kami, anak yang bawaannyapun tinggal sama keluarga istri, dan ibu sayapun tinggal di rumahnya sendiri, sejak itu kami di perumahaan cuma tinggal berdua,dengan harapan istri saya bisa berubah dan memperbaiki semuanya dari awal,"katanya.
Ia juga mengatakan bahwa hingga pada akhirnya pada hari kejadian,dimana dirinya yang sudah lelah pulang bekerja sampai di rumah.
" Sesampainya dirumah ada pur ikan tumpah, dan dia langsung ngomel, sambil ngomong dari mano be, itu nah makanan ikan ini terjatuh dan berserakan, agek kau marah samo aku,saya jawab yo biarkelah, dan langsung saya tinggal dia ke kamar, namun dia tetap ngomel," katanya.
Namun permintaan pelaku tidak diindahkan oleh korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rizal-pelaku-pembunuhan-istri-diamankan-polsek-gunung-megang-muaraenim.jpg)