Hajar Aswad Adalah Batu Apa? Ini Warnanya, Batu Suci Kuno Selalu Disentuh Jemaah Haji

Namun berdasarkan foto terbaru yang ditampilkan, warna asli Hajar Aswad sebetulnya bukan hitam. Hal ini diungkap pada foto digital yang diperbesar

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Twitter @ReasahAlharmain
Hajar Aswad, batu suci kuno di Mekkah ini dipotret dengan resolusi tinggi. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Apa itu Hajar Aswad. Batu Hajar Aswad trending di pencarian Google setelah Pemerintah Arab Saudi mempublikasikan penampakan batu ini melalui foto beresolusi tinggi, Senin (3/5/2021).

Hajar Aswad adalah batu peninggalan umat Islam, yang menurut tradisi Islam sudah ada sejak zaman Adam dan Hawa.

Diketahui, batu yang diyakini umat muslin dari surga ini awalnya berwarna putih.

Konon, manusia menyentuh batu itu dan meminta pengampunan dari Tuhan, sejak itulah Hajar Aswad berubah warna menjadi kehitaman, di mana warna gelap ini mencerminkan dosa umat manusia.

"Batu hitam turun dari surga dan itu lebih putih dari susu, tetapi dosa anak-anak Adam mengubahnya menjadi hitam." (HR Tirmidzi).

Hajar Aswad berada di Mekah, yang merupakan pusat spiritual Islam.

Namun berdasarkan foto terbaru yang ditampilkan, warna asli Hajar Aswad sebetulnya bukan hitam. Hal ini diungkap pada foto digital yang diperbesar

Di sana lah, Nabi Muhammad saw, disebut menerima wahyu pertama kali pada abad ke-7.

Sederhananya, Hajar Aswad merupakan batu berwarna gelap, yang terpoles halus oleh tangan jutaan peziarah/umat Muslim.

Batu itu pecah menjadi beberapa bagian dari kerusakan yang ditimbulkan selama Abad Pertengahan.

Meski begitu, potongan pecahan Hajar Aswad disatukan oleh bingkai perak murni di sudut tenggara Ka'bah.

Diameter Hajar Aswad diperkirakan sebesar 30 cm dan terletak 1,5 meter di atas tanah.

Saat melaksanakan ibadah haji, umat Islam berjalan berlawanan arah jarum jam di sekitar Ka'bah. Mereka yang berjalan mengitari Kabah biasanya menyentuh, mencium, atau melambaikan tangan pada Hajar Aswad.

Jika mereka tidak dapat mencapainya, mereka harus menunjukkannya di masing-masing dari tujuh putaran mereka di sekitar Kabah.

Foto Resolusi Tinggi

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved